Minggu, 23 September 2012
Sabtu, 22 September 2012
Karena Allah
Tiada yg abadi... tiada yang sejati... melainkan cinta karena Allah. begitu bahagia sepasang insan memadu kasih karenaNya, mereka saling mengingatkan tentang kebaikkan, menjadi teman dakwah yang baik, sekalipun mereka membenci... benci mereka karena Allah semata. Jadi apa maksud dari semua itu??? yaa... mereka mencintai pasangannya karena agamanya, karena pengabdian kepada Rabb, jika diantara mereka melanggar dari koridor Allah.. maka berkurang rasa cinta mereka, inilah titik membenci karena Allah. Semua hubungan akan baik jika prinsip dan tujuan sama yaitu semata-mata mengharap ridhaNya. Sahabatku...! berharaplah hanya kepada Allah, karena Dia sang Maha Kasih, Maha Memberi, Segala puji bagiNya, tiada yang menyetarakanNya. Sahabatku... jika kita berharap kepada manusia maka diri ini akan kecewa, karena manusia punya keterbatasan. Marilah kita rubah pandangan kita untuk memulai dari diri sendiri, menjadi orang yang mau mengerti, mencintai, memaafkan, menghargai, tanpa mengharap imbalan dari manusia. Jikalau manusia itu tidak membalas kebaikkan kita, yakinlah bahwa Allah Azzawajallah telah mempersiapkan kado terindah untuk kita, diwaktu yang tidak pernah kita duga-duga. Sahabatku... marilah kita saling mencintai karena Allah, karenaNya cinta kasih yang tulus ikhlas akan terwujud... Aamiin...
Selasa, 18 September 2012
Rindu Belaian MU
Ingin rasanya mengalir seperti anak sungai... melepas beban yang selama ini menghantui jiwa...
duhai... Kekasihku, dengarkanlah ini...!
Kekasihku Yang Maha Baik... maafkan aku. Maafkan aku telah berkhianat padaMu... maafkan aku telah membuat cemburu diriMu... kini biarkan aku bersandar denganMu... dan dekaplah aku selalu dalam ridhaMu...
Duhai Kekasihku... Yang Paling Setia... rangkul aku dalam naungan cahayaMu... biarkan aku tetap menjadi KekasihMu...
bersamaMu... aku mampu berdiri tegar...
duhai... Kekasihku, dengarkanlah ini...!
Kekasihku Yang Maha Baik... maafkan aku. Maafkan aku telah berkhianat padaMu... maafkan aku telah membuat cemburu diriMu... kini biarkan aku bersandar denganMu... dan dekaplah aku selalu dalam ridhaMu...
Duhai Kekasihku... Yang Paling Setia... rangkul aku dalam naungan cahayaMu... biarkan aku tetap menjadi KekasihMu...
bersamaMu... aku mampu berdiri tegar...
Senin, 17 September 2012
SEGUMPAL DAGING
hati ini... berputar-putar, berbolak-balik. Aku ingin menetapkanmu dalam wadah yang suci. Wahai... hati, kau izinkanku untuk mengairi wajah ini, aku tahu... ini bukan kelemahanmu... tapi inilah lambang kejujuran. Hati... aku paham atas permintaanmu, kau haus akan siraman cahayaNya. Hati... bulatkanlah bentukmu menjadi istiqomah dan tawadhu. Hati... tetaplah simpan semua rasaku, dengan cara diam... semoga datang suatu pertanda... "ridhaNya"... aamiin...
Minggu, 16 September 2012
INTUISI
dia selalu mengelus kepalaku, sambil mengucapkan kata "sabar yaa!", dalam waktu yang lama dia tetap mengelus kepalaku, dengan ucapan yang sama "sabar yaa!".
Entah... siapa dia? dia hanya datang dalam bentuk abstrak, tetapi kekuatannya begitu luar biasa, mentransfer energi positif dalam kehidupanku. Dia selalu berucap sabar kepadaku dengan tangannya yang selalu mengelus kepalaku. Wahai dia... taukah engkau? saat kau hadir diri ini selalu tersenyum... namun, siapakah dia? hadir dalam kehidupanku yang abstrak, tetapi seperti nyata...
Hari ini aku hanya ingin mengucapkan terima kasih kepada dia, doa terbaikku untuk si dia. Wahai dia... akankah kau selalu setia hadir dalam dunia abstrak? seandainya kau dapat melihat senyumku, dia pasti bahagia... ya... senyumku mengalir setiap usapan dan kata sabar itu terucap di dunia abstrak kita...
Entah... siapa dia? dia hanya datang dalam bentuk abstrak, tetapi kekuatannya begitu luar biasa, mentransfer energi positif dalam kehidupanku. Dia selalu berucap sabar kepadaku dengan tangannya yang selalu mengelus kepalaku. Wahai dia... taukah engkau? saat kau hadir diri ini selalu tersenyum... namun, siapakah dia? hadir dalam kehidupanku yang abstrak, tetapi seperti nyata...
Hari ini aku hanya ingin mengucapkan terima kasih kepada dia, doa terbaikku untuk si dia. Wahai dia... akankah kau selalu setia hadir dalam dunia abstrak? seandainya kau dapat melihat senyumku, dia pasti bahagia... ya... senyumku mengalir setiap usapan dan kata sabar itu terucap di dunia abstrak kita...
Langganan:
Komentar (Atom)
