Kamis, 02 November 2017

STRUKTUR KARYA TULIS

HALAMAN JUDUL
HALAMAN PENGESAHAN
SURAT PERNYATAAN ORISINALITAS
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
ABSTRAK

1. BAB I PENDAHULUAN

                   1.1  Latar Belakang

                   1.2  Rumusan Masalah

                   1.3  Tujuan Penelitian

                   1.4  Manfaat Penelitian

2. BAB II KAJIAN PUSTAKA/TINJAUAN PUSTAKA

3. BAB III METODE PENELITIAN

                    3.1  Jenis Penelitian

                    3.2  Waktu dan Tempat Penelitian

                    3.3  Populasi

                    3.4  Sampel

                    3.5  Teknik Pengumpulan Data

                    3.6  Responden Penelitian

                    3.7  Teknik Analisis Data

4. BAB IV PEMBAHASAN 

5. BAB V KESIMPULAN

                     5.1 Simpulan

                     5.2 Saran

6. DAFTAR PUSTAKA

7. LAMPIRAN

8. BIOGRAFI PENULIS

Minggu, 16 Juli 2017

CERPEN

1. Struktur Cerpen

A. Abstrak

Abstrak merupakan ringkasan atau inti dari cerita pendek yang akan dikembangkan menjadi sebuah rangkaian-rangkaian peristiwa atau bisa juga sebagai gambaran awal dalam cerita. Abstrak bersifat opsional atau dalam artian bahwa setiap cerpen boleh tidak terdapat struktur abstrak tersebut.

B. Orientasi

Orientasi berkaitan dengan waktu, suasana, dan tempat yang berkaitan dengan jalan cerita dari cerpen tersebut. Komplikasi Komplikasi berisi urutan kejadian-kejadian yang dihubungkan secara sebab dan akibat. Pada komplikasi, biasanya mendapatkan karakter ataupun watak dari berbagai tokoh cerita pendek tersebut, hal ini karena pada bagian komplikasi kerumitan mulai bermunculan.

C. Evaluasi

Evaluasi yaitu struktur konflik yang terjadi dan mengarah pada klimaks serta sudah mulai mendapatkan penyelesaiannya dari konflik yang terjadi tersebut.

D. Resolusi

Pada bagian resolusi, pengarang mulai mengungkapkan solusi yang dialami tokoh. Koda Pada bagian koda, terdapat nilai ataupun pelajaran yang dapat diambil dari cerita pendek tersebut oleh pembacanya.

2. Unsur Intrinsik Cerpen

A. Tema

Tema adalah sebuah gagasan pokok yang mendasari dari jalan cerita sebuah cerpen. Tema biasanya dapat langsung terlihat jelas di dalam cerita atay tersurat dan tidak langsung, dimana si pembaca harus teliti dan dapat menyimpulkan sendiri atau tersirat.

B. Alur / Plot

Jalan dari sebuah kisah cerita merupakan karya sastra. Secara garis besar, alur merupakan urutan tahapan jalannya cerita, antara lain : perkenalan > muncul konflik atau suatu permasalahan > peningkatan konflik > puncak konflik (klimaks) > penurunan konflik > selesaian.

C. Setting

Setting sangat berkaitan dengan tempat atau latar, waktu, dan suasana dalam cerpen tersebut.

D. Tokoh

Tokoh merupakan pelaku yang terlibat dalam cerita tersebut. Setiap tokoh biasanya mempunyai karakter tersendiri. Dalam sebuah cerita terdapat tokoh protagonis atau tokoh baik dan antagonis atau tokoh jahat serta ada juga tokoh figuran yaitu tokoh pendukung.

E. Penokohan

Penokohan yaitu pemberian sifat pada tokoh atau pelaku dalam cerita tersebut. Sifat yang telah diberikan dapat tercermin dalam pikiran, ucapan, dan pandangan tokoh terhadap sesuatu hal.

Metode penokohan ada 2 (dua) macam diantaranya:
*Metode analitik adalah suatu metode penokohan dengan cara memaparkan atau menyebutkan sifat tokoh secara langsung, seperti seperti: pemberani, penakut, pemalu, keras kepala, dan sebagainya.
*Metode dramatik adalah suatu metode penokohan dengan cara memaparkannya secara tidak langsung, yaitu dapat dengan cara : penggambaran fisik (Misalnya cara berpakaian, postur tubuh, dan sebagainya), penggambaran dengan melalui sebuah percakapan atau dialog, reaksi dari tokoh lain (dapat berupa pendapat, sikat, pandangan, dan sebagainya).

F. Sudut Pandang

Sudut pandang adalah cara pandang pengarang dalam memandang suatu peristiwa di dalam cerita.

Sudut pandang ada 4, antara lain:

*Sudut Pandang Orang Pertama Pelaku Utama

Dalam sudut pandang ini, tokoh ”aku” mengisahkan tentang berbagai peristiwa yang terjadi serta tingkah laku yang dialaminya. Tokoh ”aku” akan menjadi pusat perhatian dari kisah cerpen tersebut. Dalam sudut pandang ini, tokoh "aku" digunakan sebagai tokoh utama.

Contoh: Pagi ini cuaca begitu cerah hingga dapat mengubah suasana jiwaku yang penat karena setumpuk tugas yang terbengkelai menjadi teringankan. Namun, sekarang aku harus mulai bangkit dari tidurku dan bergegas untuk mandi karena pagi ini aku harus bekerja keras.

*Sudut Pandang Orang Pertama Pelaku Sampingan

Tokoh ”aku” muncul tidak sebagai tokoh utama lagi, melainkan sebagai pelaku tambahan. Tokoh ”aku” hadir dalam jalan cerita hanya untuk membawakan cerita kepada pembaca, sedangkan tokoh cerita yang dikisahkan kemudian ”dibiarkan” untuk dapat mengisahkan sendiri berbagai pengalaman yang dialaminya. Tokoh dari jalan cerita yang dibiarkan berkisah sendiri itulah yang pada akhirnya akan menjadi tokoh utama, sebab ialah yang lebih banyak tampil, membawakan berbagai peristiwa, serta berhubungan dengan tokoh-tokoh yang lainnya. Dengan demikian tokoh ”aku” cuman tampil sebagai saksi saja. Saksi terhadap berlangsungnya sebuah cerita yang ditokohi oleh orang lain. Tokoh ”aku” pada umumnya hanya tampil sebagai pengantar dan penutup cerita.

Contoh: Sekarang aku tinggal di Jakarta, kota metropolitan yang memiliki beribu-ribu kendaraan. Dulu, aku sempat menolak untuk dipindahkan ke ibukota. Tapi, pada kali ini aku sudah tidak kuasa untuk menghindar dari tugas ini. Ternyata, bukan aku saja yang mengalaminya. Teman asramaku yang bernama Andi, juga mengalami hal yang sama. Kami berdua sangatlah akrab dan berjuang bersama-sama dalam menghadapi kerasnya kota Jakarta.

*Sudut Pandang Orang Ketiga Serbatahu

Kisah cerita dari sudut ”dia”, namun pengarang atau narator dapat menceritakan apa saja hal-hal dan tindakan yang menyangkut tokoh ”dia” tersebut. Pengarang mengetahui segalanya.

Contoh: Sudah genap 1 bulan dia menjadi pendatang baru di perumahan ini. Tapi, dia juga belum satu kali pun terlihat keluar rumah cuman untuk sekedar beramah-tamah dengan tetangga yang lain. “Apakah si pemilik rumah itu terlalu sibuk ya?” ungkap salah seorang tetangganya. Pernah 1 kali dia kedatangan tamu yang katanya adalah saudaranya. Memang dia adalah sosok introvert, jadi walaupun saudaranya sendiri yang datang untuk berkunjung, dia tidak menyukainya.

*Sudut Pandang Orang Ketiga Pengamat

Dalam sudut pandang ini berbeda dengan orang ketiga serbatahu. Pengarang hanya melukiskan apa yang dilihat, dialami, dipikir, dan dirasakan oleh tokoh tersebut, namun terbatas pada seorang tokoh saja.

Contoh: Entah apa yang telah terjadi dengannya. Pada saat datang, ia langsung marah. Memang kelihatannya ia mempunyai banyak masalah. Tapim kalau dilihat dari raut mukanya, mungkin tak hanya itu yang sedang ia rasakan. Tapi sepertinya dia juga sakit. Bibirnya tampak kering, wajahnya pucat, serta rambutnya kusut.

G. Amanat

Amanat merupakan sebuah pesan dari seorang penulis atau pengarang cerita tersebut kepada pembaca agar pembaca dapat bertindak atau melakukan sesuatu.

3. Unsur Ekstrinsik Cerpen

Unsur ekstrinsik cerpen merupakan sebuah unsur yang membentuk cerpen dari luar, berbeda dengan unsur intrinsik cerpen yang membentuk cerpen dari dalam. Unsur ekstrinsik cerpen tidak terlepas dari keadaan masyarakat saat dimana cerpen tersebut dibuat oleh pengarang. Unsur ini sangat memiliki banyak sekali pengaruh terhadap penyajian amanat ataupun latar belakang dari cerpen tersebut.

Berikut unsur ekstrinsik cerpen:

*Latar Belakang Masyarakat

Latar belakang masyarakat yaitu suatu pengaruh dari kondisi latar belakang masyarakat terhadap terbentuknya sebuah jalan cerita. Pemahaman tersebut dapat berupa pengkajian Ideologi negara, kondisi politik, sosial masyarakat, sampai dengan kondisi ekonomi pada masyarakat itu sendiri.

*Latar Belakang Pengarang

Latar belakang pengarang dapat meliputi pemahaman pengarang terhadap sejarah hidup serta sejarah hasil karangan yang telah dibuat sebelumnya.

*Biografi

Biografi biasanya berisikan tentang riwayat hidup pengarang cerita tersebut yang ditulis secara keseluruhan.

*Kondisi Psikologis

Kondisi psikologis berisi tentang pemahaman kondisi mood ketika pengarang menulis kisah cerita tersebut.

*Aliran Sastra

Aliran sastra seorang pengarang pastinya akan mengikuti suatu aliran sastra tertentu. Hal tersebut sangatlah berpengaruh terhadap gaya penulisan yang dipakai oleh pengarang dalam menciptakan sebuah kisah dalam cerpen tersebut.

Senin, 10 Juli 2017

Surat Lamaran Pekerjaan

Contoh surat lamaran kerja berdasarkan iklan

Semarang , 20 juni 2014

Hal            : Lamaran pekerjaan
Lampiran : 1 berkas ( tergantung jumlah berkas     yang ada dilamaran )

Kepada    : Yth. Kepala bagian personalia
                  PT kopi-ireng
                  jalan kusuma bangsa semarang
                  di tempat

Dengan hormat
Berdasarkan iklan yang di muat di harian suara rakyat yang isinya menyatakan bahwa PT kopi-ireng membuka lowongan untuk tenaga produksi maka saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama                            : Budi Santoso.
Tempat tanggal lahir : Semarang, 12 april 1988.
Pendidikan terakhir    : Smk N 1 Semarang teknik otomotif.
Status                            : Belum Kawin.
Alamat                           : Jln. melati no 5 semarang.
no HP                             : 0823456712.
Bermaksud mengajukan lamaran pekerjaan di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin. Saya memiliki pengalaman sebagai seorang tenaga produksi dibidang otomotif di perusahaan otomotif terkemuka di kota semarang.

sebagai bahan pertimbangan Bapak/Ibu bersama ini saya lampirkan.

1. Daftar riwayat hidup.
2. Fotocopy ijazah pendidikan terakhir.
3. Fotocopy SKCK dari kepolisian.
4. Fotocopy Kartu identitas.
5. Surat pengalaman kerja.( bila ada )
6. Pas foto ukuran 4x6 .
Demikian lamaran ini saya ajukan besar harapan saya dapat diterima bekerja di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin. Atas perhatian yang diberikan saya ucapakan terima kasih.

Hormat saya

( tanda tngan )

Budi Santoso

Selasa, 23 Mei 2017

Contoh soal Silogisme, analogi, generalisasi dan sebab akibat

Contoh soal Silogisme, analogi, generalisasi dan sebab akibat.

Soal PG

Bacalah paragraf analogi berikut ini! Semut binatang kecil ciptaan Tuhan. Hidupnya mengutamakan kegotong-royongan. Beban berat mereka pikul bersama. Mereka juga pekerja keras. Seberat apapun beban yang dipikul selalu dijalani hingga sampai tujuan. Semut juga hidup rukun dan saling menghormati. Jika bertemu dengan teman-temannya sesama semut, mereka menyempatkan diri untuk saling bersalaman. Sama halnya dengan semut, manusia juga ciptaan Tuhan. Manusia diberi kelebihan oleh Tuhan, yaitu akal dan pikiran. ....

1. Kalimat yang tepat untuk melengkapi analogi tersebut adalah...
a. Kalau semut yang tidak diberi akal dan pikiran bisa berbuat baik, seharusnya manusia bisa berbuat lebih dari itu.
b. Semut memang bukan manusia tetapi mereka dapat hidup dengan kualitas yang tidak kalah dengan kehidupan manusia.
c. Manusia dapat meniru beberapa perilaku semut yang ternyata banyak mengandung keteladanan yang berguna.
d. Sebagai sesama makhluk ciptaan Tuhan, manusia dan semut memiliki persamaan maupun perbedaan dalam menjalani hidupnya.
e. Manusia kadang-kadang memang perlu belajar dari perilaku hidup makhluk lain agar lebih bijaksana dalam bertindak.

Cermati paragraf berikut ini! Hidup ini bagaikan orang memasak makanan. Orang memasak melalui proses, menyiapkan bumbu, menyiapkan bahan, setelah itu baru mengolahnya. Kesuksesan dalam memasak bergantung pada apakah pemasak pintar membumbui dan pintar mengolahnya sehingga makanan enak dinikmati. Demikian pula, seseorang dalam hidup ini dapat mencapai sukses melalui suatu proses, menyiapkan diri dengan belajar, menambah wawasan dengan membaca dan pergaulan yang baik. Apabila seseorang dapat mengolah hal tersebut, hidup ini akan menyenangkan. Jadi, ...

2. Kalimat yang sesuai untuk melengkapi paragraf analogi tersebut adalah …
a. Jadi, memasak dan hidup ada persamaanya yaitu sama-sama berproses.
b. Proses mengolah makanan sama denga proses mengolah kehidupan.
c. Hidup yang baik sama seperti memasak makanan hingga masak dan enak dimakan.
d. Memasak makanan sampai enak dimakan sama halnya mengolah kehidupan yang baik.
e. Jadi, hidup akan menyenangkan apabila kita mengelola dengan baik seperti memasak makanan.

Merawat tanaman anggrek dapat disamakan dengan merawat bayi. Setiap saat perlu perhatian khusus, misalnya kapan saat memberi pupuk, bagaimana cara memberi pupuknya, berapa ukurannya, bagaimana medianya, seberapa banyak airnya, dan lain-lain. Begitu pun merawat bayi. Kita harus memperhatikan kapan saat memberi susu / ASI, berapa banyak yang diberikan, bagaimana botolnya, bagaimana pakaian bayinya, bagaimana memandikannya, suhu kamarnya, dan lain-lain. Jika dirawat dengan kasih sayang, pastilah ia akan tumbuh sehat dan cerdas. ….

3. Simpulan yang tepat untuk melengkapi paragraf analogi tersebut adalah …
a.Maka seperti halnya merawat bayi, tanaman anggrek yang dirawat dengan baik pun pasti akan tumbuh subur dan berbunga indah.
b.Jadi, rawatlah bayi Anda dengan baik seperti Anda merawat tanaman anggrek di halaman rumah Anda.
c.Jadi, merawat anggrek dan merawat bayi sama rumitnya dan sama-sama memerlukan kasih sayang.
d. Jadi, bila Anda merawat anggrek, ingatlah juga bayi Anda yang memerlukan kasih sayang.
e. Maka jadilah perawat bayi dan perawat anggrek yang penuh cinta kasih dan penuh kesabaran

Bacalah paragraf analogi berikut dengan seksama! Mangga, pisang, durian dan sebagainya merupakan jenis tumbuh-tumbuhan. Sebagaimana jenis tumbuhan yang lain, tumbuh-tumbuhan tersebut sangat memerlukan air. Begitu pula dengan sapi, kuda, anjing, kucing dan sebagainya. Binatang-binatang tersebut dan juga binatang yang lainnya sangat memerlukan air.

4. Simpulan yang dapat ditarik dari analogi tersebut adalah…
a. Tumbuh-tumbuhan sangat memerlukan air.
b. Semua binatang sangat membutuhkan air.
c. Semua mahluk hidup memerlukan air sebagai kebutuhan pokok.
d. Semua tumbuhan dan binatang memerlukan air sebagai kebutuhan pokok.
e. Semua tumbuhan memerlukan air sebagai kebutuhan pokok.

Kepemimpinan seorang bapak dalam rumah tangga bagai nahkoda mengemudikan kapal. Bapak menjadi kepala keluarga yang bertanggungjawab terhadao keluarga. Sama seperti nahkoda yang mampu memimpin dan melaksanakan tugas dan tanggung jawab pada sebuah kapal. Jika kepemimpinan dalam keluarga baik, akan baiklah keluarga tersebut, sama halnya dengan kapal yang dikemudikan nahkoda.

5. Paragraf tersebut di atas dikembangkan dengan pola….
a.generalisasi
b.analogi
c.sebab-akibat
d.pengandaian
e.perbandingan Semua orang menyukai bunga karena bunga itu indah dan harum.

Bunga menaburkan aroma yang sedap sehingga banyak ditanam di halaman dan siap menebarkan keharuman. Semua kita tahu pahlawan bukanlah bunga, tetapi pahlawan itu disebut dengan bunga bangsa karena jasanya yang selalu dikenang dan dipuji-puji orang, seperti keharuman yang sangat dikagumi. .............

6. Kalimat yang tepat untuk mengisi bagian paragraf analogi tersebut adalah . . .
a.Pahlawan dan bunga membawa keindahan dalam kehidupan manusia.
b.Pahlawan harum karena jasanya dan bunga harum karena aromanya yang sedap.
c.Oleh sebab itu, setiap pahlawan yang gugur disebut bunga bangsa seperti bunga.
d.Jadi, pahlawan dan bunga sama-sama mempunyai sifat yang mengagumkan orang. e.Oleh sebab itu, pahlawan yang gugur menjadi bunga bangsa sama dengan gugurnya bunga.

Belajar bahasa Inggris sebenarnya tidak jauh berbeda dengan belajar bahasa Indonesia. Keduanya bermuara pada satu tujuan, yakni terampil menggunakan baik secara lisan maupun tulisan. Keterampilan menggunakan bahasa Indonesia secara tertulis dan lisan akan didukung dengan penguasaan tatabahasa dan perbendaharaan kata. Demikian juga, …

7. Kalimat yang sesuai untuk melengkapi simpulan paragraf analogi tersebut adalah ….
a. belajar bahasa Inggris hendaknya dilakukan dengan sungguh-sungguh agar bisa menguasai dalam percakapan
b. hal-hal yang dipelajari dalam bahasa Inggris tidak jauh berbeda dengan mempelajari bahasa Indonesia
c. faktor-faktor yang bisa membantu seseorang menguasai bahasa Inggris boleh dikatakan sama dengan bahasa Indonesia
d. untuk berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Inggris, tidak ada salahnya bahasa Indonesia dipelajarinya.
e. untuk bisa terampil menggunakan bahasa Inggris, kita harus menguasai tatabasa dan perbendaharaan kata

Bacalah paragraf berikut ini! Tak ada atlet yang langsung mampu lari marathon sebelum melewati tahap latihan panjang. Mereka berlatih secara rutin dan terus menambah jarak tempuh hingga mencapai jarak tempuh yang maksimal. Ini berlaku pula dalam menerapkan disiplin puasa buat anak-anak. Sejak usia empat tahun, anak boleh diajari puasa. Tapi sebentar saja 3-4 jam. Minggu berikutnya setengah hari dan minggu terakhir sehari penuh. Asal kebutuhan harian tetap terpenuhi, . . . .

8. Pernyataan yang tepat untuk melengkapi paragraf analogi di atas adalah . . . .

a. puasa hanya mengubah waktu makan
b. puasa hanya mengubah waktu makan dan tidur c. puasa hanya membuat sakit
d. puasa hanya suatu anjuran
e. puasa hanya mengubah waktu makan, makan siang jadi makan malam dan sarapan menjadi sahur.

Mobil dan rokok mempunyai banyak kesamaan. Keduanya dipromosikan dengan citra seksual ( misalnya kejantanan) akan tetapi ada kesamaan yang lebih penting di Indonesia: keduanya menjadi algojo yang ganas. Menurut data resmi pemerintah , rokok menghabiskan 400.000 nyawa orang Indonesia setiap tahunnya, begitu pula korban nyawa karena kecelakaan lalu lintas mencapai 9.000 orang per tahun.

9. Kalimat kesimpulan yang tepat untuk menutup paragraf analogi di atas adalah …
a. Merokok dan kendaraan mempunyai bahaya cukup besar dan dapat mengakibatkan kematian b. Merokok dan berkendaraan adalah musuh besar manusia.
c. Keduanya merupakan hal yang harus dihindari manusia.
d. Rokok dan kendaraan adalah lambang kejantanan.
e. Merokok sama dengan berkendaraan.

Bacalah paragraf analogi rumpang dengan saksama! Seseorang yang memiliki ilmu pengetahuan yang luas dan berpendidikan tinggi,ia akan seperti padi. ... padi mulai berisi akan merunduk. Makin bernas bulir padi itu, makin merunduk . Begitu pula dengan manusia yang berilmu dan berpendidikan tinggi, semakin ia berwawasan semakin ia merendakan hati seperti merunduknya tangkai padi.

10. Kata yang tepat untuk melengkapi paragraf analogi yang rumpang di atas adalah....
a. Setangkai
b. Segenggam
c. Sebuah
d. Sebutir
e. Sebulir Cermati paragraf generalisasi di bawah ini!

Pada saat pameran buku yang diselenggarakan oleh Ikatan Penerbit Indonesia (IPI) berlangsung di Jakarta Convention Centre berlangsung, Penerbit Gramedia memberi potongan harga sebesar 15%. Penerbit Erlangga memberi diskon 15%. Diskon 15% persen juga diberikan oleh penerbit Rosda Karya.Kanisius, Obor dan beberapa penerbit lainnya memberi diskon 12%. Hampir 60% peserta pameran menjual buku dengan harga 10% di bawah harga umum. Sisanya memberi rabat sebesar 10%.

11. Kalimat simpulan yang tepat pada paragraf tersebut adalah …
a.Dapat disimpulkan, bahwa harga buku pada pameran buku tersebut tidak sama.
b.Dengan demikian, semua harga pameran tersebut terjangkau oleh masyarakat.
c.Maka dari itu, buku-buku tersebut layak dibeli karena potongan harganya mencapai 15%. d.Dapat dikatakan, sebaiknya kita menyempatkan membeli buku pada pameran tersebut.
e.Jadi, semua penerbit dalam pameran tersebut menjual buku di bawah harga umum.

Gerakan mencintai lingkungan hidup telah mulai menggejala di kalangan remaja. Tidak sedikit perkumpulan atau organisasi pecinta lingkungan tumbuh di sekolah-sekolah, baik SMP maupun SMA. Gerakan-gerakan nyata melakukan penyelamatan lingkungan seperti gerakan tanam seribu pohon sering dilakukan…

12. Kalimat simpulan yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang tersebut adalah…
a. Jadi dapat dikatakan bahwa di kalangan remaja saat ini telah meninggalkan budaya tawuran.
b. Dapat disimpulkan remaja sekarang suka membaca buku tentang penyelamatan lingkunagn hidup.
c. Dapat dikatakan bahwa kesadaran teerhadap penyelamatan lingkungan hidup di kalangan pemuda perlu dipupuk.
d. Jadi dapat dikatakan bahwa kalangan remaja telah tumbuh kesadaran kecintaan terhadap lingkungan hidup.
e. Jadi dapat disimpulkan remja sekarang ini tidak lagi merusak lingkungan hidup sekitar.

Melihat sepintas lalu masyarakat kota bandar …. oleh kesibukan-kesibukan kerja dan lalulintas sehari-hari. Hubungan dagang dengan relasi-relasi dari luar daerah pulau ataupun asing …. pembesarannya harus selekas mungkindiadakan berhubung terikatnya perahu layar pada angin musim. Pemuatan barang-barang ekspor …. pembongkaran barangbarang impor, semuanya itu tidak memungkinkan orang bekerja pelan-pelan seperti menanti menguningnya padi di musim panen.
13. Kata yang tepat untuk melengkapi paragraf di atas adalah…
a. Tergambar, yaitu, dan
b. Terkesan, yaitu, dan
c. Mengenang, yang, serta
d. Terkesan, yang, dan
e. Terkesan, yaitu, dan

Aliran air dan waktu selalu mengalir dari daerah tinggi ke daerah rendah. Sedangkan waktu selalu mengalir dari waktu lalu ke waktu sekarang. Jadi aliran air dan waktu itu sama, sama-sama tidak bisa diulang atau dibalik.

14. Penalaran yang digunakan dalam paragraph tersebut adalah ...
a. sebab akibat
b. silogisme
c. generalisasi
d. analogi
e. akibat-akibat

Setelah diadakan survei ke pemukiman liar di sepanjang rel kereta api itu, penduduk menempati rumah-rumah terbuat dari bahan yang berupa seng, papan, dan kardus bekas. Rumah itu tidak memiliki MCK, pendek, pengap, lantainya berupa tanah dan lembab. Jadi, dapat dikatakan bahwa tempat tinggal mereka tidak layak huni dan tidak sehat.
15. Penalaran yang digunakan dalam paragraph di atas adalah ...
a. sebab akibat
b. silogisme
c. generalisasi
d. analogi
e. akibat-akibat

Bacalah kutipan paragraf berikut : Bensin merupakan jenis bahan bakar apa bila terkena api akan mudah terbakar. Demikian juga minyak tanah, termasuk bahan bakar yang mudah terbakar. Solar pun demikian pula halnya, bila terkena api akan mudah terbakar.

16. Berdasarkan pernyataan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa…
a. semua jenis bahan bakar apabila terkena api akan mudah terbakar.
b. api akan membakar semua benda di sekitar kita.
c. Bensin akan terbakar bila mengenai api, tapi solar tidak terbakar.
d. Minyak tanah dan solar tidak dapat terbakar.
e. Minyak tanah dan solar sulit untuk dapat terbakar.

Pegawai negeri di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Semarang setiap hari Kamis memakai pakaian batik. Demikian juga pegawai negeri di lingkungan Departemen Agama Kota Semarang maupun Provinsi Jawa Tengah. Bahkan pegawai negeri di instansi manapun di Jawa Tengah juga memakai pakaian batik setiap Kamis. …

17. Kalimat simpulan yang logis untuk melengkapi paragraf generalisasi di atas adalah …
a.Seluruh pegawai instansi pemerintah memakai pakaian batik setiap hari Kamis.
b. Semua pegawai negeri di Jawa Tengah memakai pakaian batik setiap hari Kamis.
c. Semua pegawai negeri di lingkungan Departemen Agama memakai pakaian batik.
d. Semua pegawai negeri selain di lingkungan Departemen Agama memakai pakaian batik setiap hari Kamis.
e.Semua instansi pemerintah nonpendidikan memakai pakaian batik setiap hari Kamis.

Cermati paragraf generalisasi berikut! Gerakan mencintai lingkungan hidup telah mulai menggejala di kalangan remaja. Tidak sedikit perkumpulan atau organisasi pecinta lingkungan tumbuh di sekolah-sekolah, baik SMP maupun SMA. Gerakan-gerakan nyata melakukan penyelamatan lingkungan seperti gerakan tanam seribu pohon sering dilakukan…

18. Kalimat simpulan yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang tersebut adalah… a.Jadi dapat dikatakan bahwa di kalangan remaja saat ini telah meninggalkan budaya tawuran. b.Dapat disimpulkan remaja sekarang suka membaca buku tentang penyelamatan lingkunagn hidup.
c.Dapat dikatakan bahwa kesadaran teerhadap penyelamatan lingkungan hidup di kalangan pemuda perlu dipupuk.
d.Jadi dapat dikatakan bahwa kalangan remaja telah tumbuh kesadaran kecintaan terhadap lingkungan hidup.
e.Jadi dapat disimpulkan remja sekarang ini tidak lagi merusak lingkungan hidup sekitar.

Keterampilan sosial dan kemampuan menyesuaikan diri menjadi semakin penting ketika anak sudah menginjak masa remaja. Hal ini disebabkan seorang remaja sudah memasuki dunia pergaulan yang lebih luas sehingga pengaruh lingkungan sosial akan menentukan perkembangannya. Kegagalan remaja dalam menguasai keterampilan sosial akan menyebabkan dia sulit menyesuaikan dir dengan lingkungan sekitarnya. Ia akan rendah diri, dikucilkan dari pergaulan, cenderung menarik diri dari pergaulan, kenakalan remaja, tindakan kekerasan, atau tindakan criminal …. Sumber: dr.Fella Karenina Susanti, Menuju Akil Balig, Sunda Kelapa Pustaka, Jakarta, 2008

19. Kalimat simpulan yang tepat untuk mengakhiri paragraf generalisasi adalah ….
a. Dengan demikian, peran orang tua sangat penting dalam membimbing seorang anak yang menginjak remaja.
b. Berdasarkan kondisi tersebut, penguasaan keterampilan sosial dan kemampuan menyesuaikan diri menjadi suatu hal yang sangat penting bagi remaja.
c. Oleh karena itu, mari kita damping anak kita yang sedang menginjak masa remaja agar dapat berkembang dengan baik.
d. Remaja memerlukan bimbingan dari orang tua agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang negatif.
e. Mengingat masa remaja adalah mas usia rawan, sebaiknya orang tua ekstraketat dalam mengawasi anak agar tidak salah bergaul.

Di daerah Kulonprogo puluhan hektar tanaman padai yang telah menguning habis dilalap banjir. Puluhan ribu tanaman jagung yang siap panen pun tidak terhindar dari bencana ini meski area tanaman ini sedikit lebih tinggi daripada tanaman padi. Tanaman sayuran yang berada di lahan satu meter lebih tinggi juga tergenang air. Tak ketinggalan juga tanaman semangka yang tinggal beberapa hari dipetik ikut hanyut terbawa arus.

20. Simpulan generalisasi yang sesuai dengan paragraf di atas adalah . . . .
a. Hilang semua harapan petani akibat bencana banjir.
b. Banjir kali ini telah memusnahkan tanaman yang siap panen di daerah Kulonprogo.
c. Lahan pertanian menjadi korban utama bencana banjir.
d. Kerugian petani sangat besar akibat bencana banjir.
e. Banjir selamanya menjadi masalah petani. PU : Semua siswa SMU kelas XII sedang mengikuti try out hari ini. PK : Bambang siswa kelas XII. K : ……..

21. Silogisme tersebut dapat disempurnakan dengan kesimpulan yang tepat, yaitu….
a. Karena kelas XII SMU,Bambang mengikuti try out.
b. Bambang harus mengikuti try out hari ini.
c. Bambang salah satu siswa SMU Kelas XII yang mengikuti try out.
d. Tidak ada yang tidak mengikuti try out hari ini. e. Bambang sedang mengikuti try out hari ini. PU :

Setiap karya ilmiah harus ditulis menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. PK : Makalah seminar termasuk karya ilmiah. K : Makalah seminar harus ditulis menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

22. Entimen yang tepat untuk silogisme di atas adalah….
a. Makalah seminar harus menggunakan bahasa Indonesia.
b. Makalah termasuk karya ilmiah sehingga harus ditulis menggunakan bahasa Indonesia.
c. Bahasa Indonesia harus digunakan dalam karya ilmiah.
d. Makalah seminar harus ditulis menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar karena termasuk karya ilmiah.
e. Setiap karya ilmiah harus ditulis menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

PU : Semua propesor pasti pandai
PK : Habibi adalah professor
K : ….

23. Pernyataan yang tepat untuk melengkapi simpulan tersebut adalah…
a. Habibi adalah professor
b. Semua propesor pasti pandai
c. Habibi adalah propesor
d. propesor pasti pandai
e. Habibi pasti pandai

24. Kalimat Entimen yang tepat untuk silogisme di atas adalah….
a. Habibi pasti pandai karena Habibi adalah professor
b. Semua propesor pasti pandai karena habibi
c. Habibi adalah propesor karena pintar
d. propesor pasti pandai
e. Habibi pasti pandai

Perhatikan silogisme di bawah ini!
PU : Semua siswa kelas XII yang gemar membaca novel telah membaca novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari.
PK : Susiana adalah siswa kelas XII yang gemar membaca novel.
K : …

25. Simpulan yang tepat untuk silogisme di atas adalah…
a.Susiana adalah siswa kelas XII yang gemar membaca novel.
b.Susiana telah membaca novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari.
c.Susiana gemar membaca novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari.
d.Semua siswa kelas XII gemar membaca novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari. e.Novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad

Tohari telah dibaca oleh semua siswa kelas XII PU : Setiap siswa teladan pasti mendapat beasiswa
PK : Andi seorang siswa teladan
S : Jadi, Andi pasti mendapat beasiswa

26. Entimem dari silogisme di atas adalah… a.Andi seorang siswa teladan yang pasti mendapat beasiswa
b.Andi pasti mendapat beasiswa karena sebagai siswa
c.Andi pasti mendapat beasiswa karena Andi siswa teladan
d.Andi pasti mendapat beasiswa karena ia serang siswa
e.Andi seorang siswa teladan pasti mendapat beasiswa

PU: Semua penderita penyakit gula tidak boleh banyak makan tepung-tepungan.
PK: Nenek penderita penyakit gula. K: .....................

27. Simpulan yang tepat untuk melengkapi silogisme di atas adalah ....
a. Nenek tidak boleh makan tepung-tepungan
b. Semua penderita penyakit gula termasuk nenek tidak boleh makan tepung-tepungan
c. Banyak makan tepung-tepungan dapat mengakibatkan penyakit gula
d. Nenek senang makan tepung-tepungan
e. Menghindari tepung-tepungan supaya tidak menjadi penderita penyakit gula

PU : ...
PK : Aulia warga Indonesia.
K : Aulia harus taat membayar pajak.

28. Premis Umum (PU) yang tepat untuk melengkapi silogisme di atas adalah ...
a. Harus taat membayar pajak warga Indonesia. b. Aulia warga Indonesia harus taat membayar pajak.
c. Semua warga Indonesia yang taat harus membayar pajak.
d. Setiap warga Indonesia harus taat membayar pajak.
e. Aulia harus membayar pajak karena ia warga Indonesia.

Perhatikan silogisme yang masih rumpang di bawah ini!
PU : Semua karya sastra mengandung nilai-nilai kemanusiaan yang dapat dijadikan pelajaran hidup.
PK : Harimau! Harimau karya Muchtar Lubis adalah karya sastra.
K : ....

29. Pernyataan yang tepat untuk melengkapi silogisme rumpang di atas adalah ...
a. Harimau!Harimau! karya Muchtar Lubis mengandung nilai-nilai kemanusiaan yang dapat dijadikan pelajaran hidup.
b. Harimau! Harimau! karya Muchtar Lubis dapat dijadikan pelajaran hidup karena mengandung nilai- nilai kemanusiaan.
c. Harimau! Harimau! karya Muchtar Lubis dapat dijadikan pelajaran hidup dan mengandung nilai- nilai kemanusiaan
d. Harimau! Harimau! karya Muchtar Lubis mengandung nilai-nilai kemanusiaan dan dapat dijadikan pelajaran hidup.
e. Harimau! Harimau! karya Muchtar Lubis adalah karya sastra yang mengandung nilai-nilai kemanusian yang dapat dijadikan pelajaran hidup

PU : Semua pejabat negara harus jujur dan hidup sederhana.
PK : Mogundha pejabat negara.
S : Mogundha harus jujur dan hidup sederhana

30. Entimem yang tepat adalah …
a. Mogundha pejabat negara oleh karena itu ia harus jujur dan hidup sederhana
b. Mogundha harus jujur dan hidup sederhana karena ia pejabat negara
c. Mogundha harus jujur dan sederhana karena seorang pejabat
d. Mogundha seharusnya jujur dan sederhana
e. Sebagai Menteri Mogundha selayaknya jujur dan sederhana

Dewasa ini problem kesehatan sudah berubah menjadi barang mahal. Biaya perawatan luar biasa, harga obat melambung, ongkos pemeriksaan naik. Hal ini menjadi beban bagi masyarakat, khususnya di lapisan menengah ke bawah.Tekanan masalah akibat krisis ekonomi sudah merupakan satu penyebab meningkatnya penyakit gangguan mental. Keadaan ini hampir melanda dunia, lebih-lebih di negara-negara yang sedang berkembang seperti di Indonesia.

31. Jenis hubungan paragraf di atas ialah ...
a. Khusus-umum
b. Umum-khusus
c. Akibat –sebab
d. Sebab-akibat
e. Generalisasi Bacalah kutipan paragraph berikut ini!

Hari ini saya bangun kesiangan, saya bangun kesiangan karena kemaren saya nonton bola. Di sekolah saya terlambat, karena tadi pagi saya bangun kesiangan. Saya bangun mengerjakan ulangan, karena kemaren malam saya nonton bola. Nilai saya jelek, karena tidak belajar. Karena nilai saya jelek dan saya terlambat saya dimarahi guru-guru.

32. Jenis hubungan paragraf di atas adalah...
a. Khusus-umum
b. Umum-khusus
c. Akibat –sebab
d. Sebab-akibat
e. Generalisasi

Bacalah kutipan paragraf berikut ini!
Setiap hari warga Jakarta membuang sampah satu kantong plastik. Setelah sampai ke TPA bisa menjadi gunungan sampah. Dalam sehari saja, Jakarta menghasilkan 6.000 ton sampah. Jika hal itu dibiarkan, seribu satu persoalan siap membelit. Mulai dari bau sampah hingga masalah kesehatan … .

33. Kalimat berupa akibat yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah …
a.Jadi, Jakarta penuh dengan sampah yang menimbulkan bau tidak sedap.
b.Banyak warga di sekitar TPA yang terkena penyakit.
c.Sampah-sampah di lingkungan Jakarta perlu dimusnahkan.
d. Warga Jakarta dilarang membuang sampah sembarangan.
e. Oleh karena itu, untuk mengatasi hal tersebut perlu dicarikan solusi.

Perhatikan paragraf sebab-akibat berikut! Akhir-akhir ini banyak orang yang menangkap ikan air tawar di sungai dengan cara yang sangat membahayakan kelangsungan hidup ikan air tawar. Semula orang menangkap ikan di sungai dengan cara memancing, tetapi karena dirasa kurang efektif, mereka beralih ke jaring. Cara ini lebih efektif daripada memancing. Akan tetapi, penangkap ikan tidak puas dengan cara itu. Mereka ingin menangkap ikan dengan cara yang lebih mudah, cepat, dan tidak terlampau menguras tenaga fisik. Maka mereka kemudian menggunakan alat penyetrum dengan kekuatan batere (listrik), bahkan banyak di antaranya yang menangkap ikan dengan cara meracuni air sungai. . . . .

6. Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf sebab-akibat tersebut adalah . . .
a. Akibatnya, ikan kecil kehilangan induknya.
b. Maka ikan besar selamat sedangkan ikan kecil mati keracunan.
c. Akibatnya, ikan besar maupun kecil mati keracunan sehingga populasi ikan air tawar terancam punah.
d. Hal ini menunjukkan bahwa cara berpikir penangkap ikan semakin maju.
e. Oleh karena itu, marilah kita ciptakan alat penangkap ikan yang efektif dan aman.

Sudah beberapa hari ibunya sakit. Ayahnya yang dinanti-nantikan dari Jakarta untuk menjaga ibunya belum juga datang. Adik-adiknya masik kecil belum dapat menjaga ibunya. Terpaksa ia tidak masuk sekolah untuk menjaga ibunya. 7.

Paragraf di atas menggunakan pola pengembangan ….
a. generalisasi
b. analogi
c. sebab-akibat
d. akibat –sebab
e. proses

Perhatikan paragraf sebab-akibat berikut ini! Membuang sampah sembarangan akan menimbulkan kerugian yang sangat besar bagi lingkungan. Tindakan itu antara lain memampatkan selokan dan merusak aspal jalan. Selokan yang mampat dan aspal yang rusak menjadi sumber kerusakan lingkungan. ......

36. Kalimat akibat yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ...
a. Kerusakan lingkungan dapat berskala kecil maupun besar.
b. Kualitas hidup warga sangat tergantung pada perbaikan kerusakan.
c. Warga masyarakat diminta peduli terhadap kerusakan lingkungan.
d. Perangkat des harus bertanggung jawab terhadap kerusakan lingkungan.
e. Berbagai penyakit akan mengancam kehidupan warga.

Faktor utama untuk bersaing adalah SDM yang sekaligus sebagai subjek dalam berproduksi. SDM perusahaan atau industri harus memiliki kemampuan teknis profesional dan adaptif. Kemampuan teknis profesional adalah keahlian menghasilkan barang dan jasa dengan sarana teknologi yang memadai. Kemampuan adaptif adalah kesanggupan SDM untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan alam, sosial, dan lingkungan kerja, disiplin dan niai-nilai dalam perusahaan itu sendiri. Dengan kata lain, mereka harus memiliki kemampuan normative

37. Penalaran yang terkandung dalam paragraf di atas adalah …
a. Deduktif
b. Induktif
c. Deduktif – induktif
d. Sebab – akibat
e. Generalisasi

Perhatikan Paragraf di bawah ini! Seseorang yang menuntut ilmu sama halnya dengan mendaki gunung. Sewaktu mendaki, ada saja rintangan , seperti jalan yang licin yang membuat seseorang jatuh. Ada pula semak belukar yang sukar dilalui. Dapatkah seseorang melaluinya? Begitu pula bila menuntut ilmu, seseorang akan mengalami rintangan, seperti kesulitan ekonomi, kesulitan memahami pelajaran, dan sebagainya. Apakah seseorang sanggup melaluinya? Jadi, menuntut ilmu sama halnya dengan mendaki gunung untuk mencapai puncaknya.

38. Penalaran yang digunakan untuk menarik kesimpulan pada paragraf di atas adalah….
a. generalisasi
b.analogi
c. silogisme
d.sebab – akibat
e. akibat – sebab

39. Kalimat yang menyatakan makna sebab terdapat pada pilihan …
a. Ditepuknya lagi mejanya dengan keras sampai tangannya sakit.
b. Kakakku kesepian sebab tidak mempunyai anak.
c. Dia gusar bukan main sampai-sampai bibirnya terkatup rapat, tak kuasa bersuara.
d. Senyuman gadis itu sangat ramah sekali sehingga banyak laki-laki yang tertarik padanya. e. Matahari hari ini panas sekali hingga kami sangat kehausan saat bekerja di tengah ladang.

Yanti seorang anak yang rajin dan tekun. Ia rajin mengikuti pelajaran di sekolah. Setiap diadakan diskusi di sekolah, ia sering diminta tampil sebagai pembicara. Rata-rata empat jam sehari ia belajar sendiri di rumah. Bahkan, ia tidak segan-segan bertanya kepada guru jika ada hal-hal yang belum dimengerti, atau belum jelas…..

40. Kalimat yang berupa akibat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah….
a. Karena itu, tidak heran apabila Yanti meraih juara satu di sekolahnya.
b. Jadi, Yanti mendapat penghargaan yang pantas dari sekolahnya.
c. Oleh karena itu, Yanti sangat dicintai dan dihormati teman-temannya.
d. Makanya Yanti bisa diterima di perguruan tinggi ternama di negeri ini.
e. Sudah sepantasnyalah Yanti mendapat dukungan dari keluarganya.

Perhatikan kalimat berikut! Para mahasiswa termasuk mahasiswa Program Pasca Sarjana merupakan civitas academica sehingga memiliki hak yang sama untuk menggunakan fasilitas perpustakaan.

41. Kalimat di atas akan menjadi kalimat baku jika ejaannya diperbaiki sebagai berikut, kecuali … a. setelah para mahasiswa diberi tanda koma (,) b. penulisan Pasca Sarjana dirangkaikan
c. setelah kata Sarjana diikuti tanda koma (,)
d. kata Program Pasca Sarjana semuanya ditulis dengan huruf kecil
e. kata sehingga didahului tanda koma (,)

Bacalah paragraf sebab-akibat berikut dengan saksama! Kemarau tahun ini cukup panjang dan sebelumnya pohon-pohon di hutan sebagai penyerap air banyak yang ditebang. Di samping itu, irigasi di desa ini tidak lancar. Ditambah lagi dengan harga pupuk yang semakin mahal dan kurangnya pengetahuan para petani dalam menggarap lahannya. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika panen di desa ini selalu gagal.

42. Kalimat yang merupakan akibat pada paragraf di atas adalah….
a. Kemarau tahun ini cukup panjang.
b. Pohon-pohon di hutan ditebang.
c. Pengetahuan para petani sangat kurang.
d. Harga pupuk semakin mahal.
e. Panen di desa ini selalu gagal.

(1)Ahim dengan tekun merawat ibunya. Ibunya telah tua renta.
(2)Untuk berdiri saja ibunya sudah tak sanggup lagi.
(3)Ahim harus memandikan, menyuapi, dan mengurus segala keperluan ibunya.
(4)Ahim mengurus ibunya seperti mengurus seorang bayi.
(5)Ahim terus berdoa kepada Allah agar hatinya diberi kesabaran dan keikhlasan dalam merawat ibunya dengan kasih sayang.
(6)Allah merahmati Ahim dan menjadikan ia dan keluarganya orang-orang yang saleh.

43. Kalimat yang merupakan akibat dalam paragraf di atas adalah kalimat nomor….
a. (1)
b. (3)
c. (4)
d. (5)
e. (6)

“Tak dibiarkannya waktu lewat tanpa makna. Apa saja ia lakukan asal bermanfaat dan bernilai positif, apalagi bernilai amal saleh. Ia sangat paham arti waktu. Menyia-nyiakan waktu sama artinya dengan menyia-nyiakan hidup. Ia yakin suatu saat waktu yang diberikan ini akan diminta pertanggungjawabannya.… .”

44. Kalimat berupa akibat yang tepat untuk melengkapi paragraf di atas adalah….
a. Waktu yang tersia-sia akan mencelakakan dan mengantarkan pada kondisi yang amat buruk.
b. Perencanaan harus dibuat dengan memperhitungkan waktu yang dibutuhkan untuk mencapainya.
c. Kalau waktu dibiarkan berlalu tanpa usaha yang bernilai maka waktu itu terhitung sebagai waktu yang sia-sia.
d. Ia telah mencanangkan suatu target yang akan dicapainya sepuluh tahun yang akan datang.
e. Ia telah menghasilkan banyak karya dan mendapat banyak prestasi dalam rentang usianya yang masih muda.

Bacalah wacana berikut dengan saksama! Seseorang yang menuntut ilmu sama halnya dengan mendaki gunung. Sewaktu mendaki, ada saja rintangan , seperti jalan yang licin yang membuat seseorang jatuh. Ada pula semak belukar yang sukar dilalui. Dapatkah seseorang melaluinya? Begitu pula bila menuntut ilmu, seseorang akan mengalami rintangan, seperti kesulitan ekonomi, kesulitan memahami pelajaran, dan sebagainya. Apakah seseorang sanggup melaluinya? Jadi, menuntut ilmu sama halnya dengan mendaki gunung untuk mencapai puncaknya.

45.Penalaran yang digunakan untuk menarik kesimpulan pada paragraf di atas adalah….
a. generalisasi
b. analogi
c. silogisme
d. sebab – akibat
e. akibat – sebab

Faktor utama untuk bersaing adalah SDM yang sekaligus sebagai subjek dalam berproduksi. SDM perusahaan atau industri harus memiliki kemampuan teknis profesional dan adaptif. Kemampuan teknis profesional adalah keahlian menghasilkan barang dan jasa dengan sarana teknologi yang memadai. Kemampuan adaptif adalah kesanggupan SDM untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan alam, sosial, dan lingkungan kerja, disiplin dan niai-nilai dalam perusahaan itu sendiri. Dengan kata lain, mereka harus memiliki kemampuan normatif.

46. Penalaran yang terkandung dalam paragraf di atas adalah…
a. Deduktif
b. Induktif
c. Deduktif – induktif
d. Sebab – akibat
e. Generalisasi

47. Contoh kata penghubung sebab (kausal) adalah…
a. karena
b. sampai
c. maupun
d. melainkan
e. akibatnya

48. Contoh kata penghubung akibat (konsekutif) adalah…
a. karena
b. sampai
c. maupun
d. melainkan
e. akibatnya

Begitu memasuki Pasar Beringharjo, suasana batik sangat terasa. Di sebelah kiri jalan utama, para pedagang menjual pakaian jadi. Sementara itu, di sebelah kanan jalan utama para pedagang menjual kain batik. Di sebelah kiri dan kanan jalan utama itu ada banyak lorong dengan papan nama kios yang tergantung di setiap lorong. Hiruk pikuk orang berlalu lalang. Ada pengunjung yang sekadar ingin melihat-lihat batik, ada pula yang ingin berbelanja batik. Banyak pula ibu buruh gendong yang menawarkan jasanya. Mereka berjubel hingga berjalan pun susah ….

49. Kalimat deskripsi yang sesuai untuk melengkapi paragraf di atas adalah ….
a. Sayang, di pasar itu tidak aman.
b. Sayang, pukul 16.00 Pasar Beringharjo sudah tutup.
c. Sayang, penataan barang dagangan di pasar itu tidak rapi.
d. Sayang, pembelli tidak dapat leluasa memilih barang.
e. Sayang, pembeli akan membeli batik dengan harga mahal jika tidak pandai menawar.

Perhatikan paragraf berikut! Upaya pengentasan masyarakat dari buta aksara di Desa Air Glubi, Kecamatan Bintan Pesisir, terkendala. Sebenarnya, Pemerintah sudah membangun beberapa sarana pendidikan seperti PAUD dan SD di wilayah ini. Hanya saja, jumlah guru yang mengajar di wilayah ini masih minim. Hal ini ditambah lagi guru di wilayahh itu pindah tugas ke daerah lain. Selain itu, program penuntasan buta aksara yang dikhususkan untuk masyarakat hanya berjalan setahun. Upaya pengentasan masyarakat dari buta aksara tersebut terkendala karena masyarakat lebih sering turun ke laut daripada belajar. Akibatnya, …. sumber: http://tanjungpinangpos.co.id/2011/11/masih-banyak-yang-buta-aksara/

50. Pernyataan yang tepat untuk melengkapi paragraf sebab akibat di atas adalah ….
a. masyarakat dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dengan mencari ikan di laut
b. masyarakat lebih memilih bekerja daripada belajar baca tulis
c. pemerintah menyayangkan terkendalanya program pengentasan buta aksara di Desa Air Glubi
d. diperlukan tenaga sukarela di Desa Air Glubi
e. saat ini lebih dari 50 persen masyarakat di Desa Air Glubi masih buta aksara

Senin, 22 Mei 2017

SOAL DAN PEMBAHASAN

Melengkapi berbagai jenis dan bentuk paragraf dengan kalimat padu 1. Bensin merupakan jenis bahan bakar apa bila terkena api akan mudah terbakar. Demikian juga minyak tanah, termasuk bahan bakar yang mudah terbakar. Solar pun demikian pula halnya, bila terkena api akan mudah terbakar. Berdasarkan pernyataan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa a. semua jenis bahan bakar apabila terkena api akan mudah terbakar. b. api akan membakar semua benda di sekitar kita. c. Bensin akan terbakar bila mengenai api, tapi solar tidak terbakar. d. Minyak tanah dan solar tidak dapat terbakar. e. Minyak tanah dan solar sulit untuk dapat terbakar. Jawaban : Pikiran utama atau kesimpulan paragraph(Generalisasi) tersebut ditandai dengan kata berdasarkan. Secara lengkap kesimpulannya berbunyi Berdasarkanpernyataan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa. A. semua jenis bahan bakar apabila terkena api akan mudah terbakar. 2. PU : Semua siswa SMU kelas XII sedang mengikuti try out hari ini. PK : Bambang siswa kelas XII. K : Silogisme tersebut dapat disempurnakan dengan kesimpulan yang tepat, yaitu a. Karena kelas XII SMU,Bambang mengikuti try out. b. Bambang harus mengikuti try out hari ini. c. Bambang salah satu siswa SMU Kelas XII yang mengikuti try out. d. Tidak ada yang tidak mengikuti try out hari ini. e. Bambang sedang mengikuti try out hari ini Jawaban : PU : Semua siswa SMU kelas XII sedang mengikuti try out hari ini. PK : Bambang siswa kelas XII. Maka jawabannya adalah e. Bambang sedang mengikuti try out hari ini. 3. Melihat sepintas lalu masyarakat kota bandar. oleh kesibukan-kesibukan kerja dan lalulintas sehari-hari. Hubungan dagang dengan relasi-relasi dari luar daerah pulau ataupun asing. pembesarannya harus selekas mungkindiadakan berhubung terikatnya perahu layar pada angin musim. Pemuatan barang-barang ekspor. pembongkaran barangbarang impor, semuanya itu tidak memungkinkan orang bekerja pelan-pelan seperti menanti menguningnya padi di musim panen. Kata yang tepat untuk melengkapi paragraph di atas adalah a. Tergambar, yaitu, dan b. Terkesan, yaitu, dan c. Mengenang, yang, serta d. Terkesan, yang, dan e. Terkesan, yaitu, dan Jawabannya : Kata yang tepat untuk melengkapi paragraph di atas adalah D. terkesan, yang, dan. 4. Setelah diadakan survei ke pemukiman liar di sepanjang rel kereta api itu, penduduk menempati rumah-rumah terbuat dari bahan yang berupa seng, papan, dan kardus bekas. Rumah itu tidak memiliki MCK, pendek, pengap, lantainya berupa tanah dan lembab. Jadi, dapat dikatakan bahwa tempat tinggal mereka tidak layak huni dan tidak sehat. Penalaran yang digunakan dalam paragraph tersebut adalah ... a. sebab akibat c. generalisasi e. akibat-akibat b. silogisme d. analogi jawabannya : Penalaran yang digunakan dalam paragraph tersebut adalah C. Generalisasi. 5. PU : Setiap karya ilmiah harus ditulis menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. PK : Makalah seminar termasuk karya ilmiah. K : Makalah seminar harus ditulis menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Entimen yang tepat untuk silogisme di atas adalah a. Makalah seminar harus menggunakan bahasa Indonesia. b. Makalah termasuk karya ilmiah sehingga harus ditulis menggunakan bahasa Indonesia. c. Bahasa Indonesia harus digunakan dalam karya ilmiah. d. Makalah seminar harus ditulis menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar karena termasuk karya ilmiah. e. Setiap karya ilmiah harus ditulis menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Jawabannya : Rumus Entimen = K karena PK. Maka jawaban yang tepat adalah D. Makalah seminar harus ditulis menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar karena termasuk karya ilmiah. 6. Aliran air dan waktu selalu mengalir dari daerah tinggi ke daerah rendah. Sedangkan waktu selalu mengalir dari waktu lalu ke waktu sekarang. Jadi aliran air dan waktu itu sama, sama-sama tidak bisa diulang atau dibalik. Penalaran yang digunakan dalam paragraph tersebut adalah ... a. sebab akibat c. generalisasi e. akibat-akibat b. silogisme d. analogi jawabannya : Penalaran yang digunakan dalam paragraph tersebut adalah D. analogi. 7. Perhatikan dengan seksama! Soal ini untuk menjawab soal nomor 7 dan 8. PU : Semua propesor pasti pandai PK : Habibi adalah professor K : Pernyataan yang tepat untuk melengkapi simpulan tersebut adalah a. Habibi adalah professor b. Semua propesor pasti pandai c. Habibi adalah propesor d. propesor pasti pandai e. Habibi pasti pandai Jawabannya : PU : Semua propesor pasti pandai A B PK : Habibi adalah professor C D K : C + D Jadi Pernyataan yang tepat untuk melengkapi simpulan tersebut adalah E. Habibi pasti pandai. 8. Kalimat Entimen yang tepat untuk silogisme di atas adalah a. Habibi pasti pandai karena Habibi adalah professor b. Semua propesor pasti pandai karena habibi c. Habibi adalah propesor karena pintar d. propesor pasti pandai e. Habibi pasti pandai Jawabannya : Rumus Entimen = K karena PK. Maka jawaban yang tepat adalah A. Habibi pasti pandai karena Habibi adalah professor. 9. Dewasa ini problem kesehatan sudah berubah menjadi barang mahal. Biaya perawatan luar biasa, harga obat melambung, ongkos pemeriksaan naik. Hal ini menjadi beban bagi masyarakat, khususnya di lapisan menengah ke bawah.Tekanan masalah akibat krisis ekonomi sudah merupakan satu penyebab meningkatnya penyakit gangguan mental. Keadaan ini hampir melanda dunia, lebih-lebih di negara-negara yang sedang berkembang seperti di Indonesia. Jenis hubungan paragraf di atas ialah ... a. Khusus-umum b. Umum-khusus c. Akibat;sebab d. Sebab-akibat e. Generalisasi Jawabannya : Jenis hubungan paragraf di atas ialah C. Akibat;sebab. 10. Hari ini saya bangun kesiangan, saya bangun kesiangan karena kemaren saya nonton bola. Di sekolah saya terlambat, karena tadi pagi saya bangun kesiangan. Saya bangun mengerjakan ulangan, karena kemaren malam saya nonton bola. Nilai saya jelek, karena tidak belajar. Karena nilai saya jelek dan saya terlambat saya dimarahi guru-guru. Jenis hubungan paragraf di atas adalah... a. Khusus-umum b. Umum-khusus c. Akibat;sebab d. Sebab-akibat e. Generalisasi Jawabannya : Jenis hubungan paragraf di atas ialah D. Sebab-akibat

KAIDAH KEBAHASAAN TEKS BIOGRAFI

KAIDAH KEBAHASAAN TEKS BIOGRAFI

Partisipan Manusia, adalah orang yang ikut serta dalam kegiatan suatu cerita. Pronomina, dalam teks biografi biasanya terdapat “siapa” (partisipan) melakukan “apa” (peristiwa) di suatu “tempat” pada “waktu” tertentu (keterangan).

Contoh pronominaia, -nya, dia, beliau, mereka, kami, kita, kalian dan lain-lain.

Konjungsi Temporal, adalah kata hubung yang menunjukkan urutan waktu kejadian, misalnya setelah itu, kemudian, lalu, ketika, saat, dan lain-lain. Namun tidak tertutup kemungkinan penggunaan konjungsi lain pada teks tersebut seperti dan, tetapi, karena, meskipun dan lain-lain.

Contoh : Kemudian dia memulai aktivitasnya saat waktu menunjukkan pukul tujuh lalu diikuti oleh teman-temannya setelah itu pemimpinnya datang dengan mengembangkan senyum saat melihat pegawainya telah mulai bekerja.

Kalimat Simpleks atau Tunggal, adalah kalimat yang hanya terdiri dari satu struktur (Subjek-Predikat-*Pelengkap-*Keterangan).

Unsur yang diberi tanda (*) belum tentu atau tidak harus ada dalam kalimat simpleks. Kalimat simpleks atau kalimat tunggal merupakan kalimat yang terdiri dari satu verba utama yang menggambarkan satu aksi, peristiwa, atau keadaan.

Kata Keterangan, adalah kata-kata yang menunjukkan kejadian atau peristiwa, waktu dan tempat.

Contoh dalam kalimat, “Rolihlahla Mandela lahir pada 18 Juli 1918 di Umtata, Afrika Selatan.” Peristiwa yang terjadi adalah kelahiran Nelson Mandela, waktu terjadinya 18 Juli 1918, tempat kejadian kelahirannya di Umtata, Afrika Selatan.

Kata Kerja Material, adalah kata kerja (verba) yang menunjukkan aktivitas dan perbuatan nyata yang dilakukan oleh partisipan. Kata kerja material menunjukkan perbuatan fisik maupun peristiwa, misalnya membaca, menulis, menendang, dan lain-lain. Dalam kata kerja material terdapat partisipan (orang) yang melakukan sesuatu yang disebut aktor. Partisipan yang lain (tidak selalu ada) yang dituju oleh kata kerja itu disebut sasaran. Misalnya dalam kalimat, “Ayah (aktor) membaca (kata kerja material) koran (sasaran)”

Kata hubung, adalah yang digunakan untuk merangkaikan satu satu kalimat dengan kalimat yang lainnya. Misalnya sementara itu, selanjutnya, selain itu dan lain-lain.

Contohnya, “Saat sebagian siswa SMK sedang mengikuti ujian semester gasal dengan serius.Sementara itu, sejumlah siswa lain malah tengah sibuk mengurus administrasi sekolah di tata usaha.”

BIOGRAFI

Pengertian Biografi

Pengertian biografi
Biografi berasal dari bahasa Yunani, bios yang memiliki arti hidup dan graphien yang berarti tulis. Biografi merupakan sebuah tulisan yang membahas tentang kehidupan seseorang. Secara sederhana, biografi dapat di artikan sebagai sebuah kisah riwayat hidup seseorang.

Ciri-Ciri Biografi

Ciri-ciri biografi Berikut ciri-ciri biografi : Biografi memiliki struktur yang terdiri atas : orientasi, peristiwa atau masalah, serta reorientasi.

Biografi memuat berdasarkan informasi fakta serta disajikan dalam bentuk narasi. Faktualnya (fakta) berdasarkan pengalaman hidup seseorang yang diceritakan dalam tokoh biografi tersebut.

4 hal yang harus di cermati dalam teks biografi, yaitu :

Judul biografi

Hal yang menarik serta mengesankan yang ditampilkan dalam kehidupan tokoh yang diceritakan

Hal yang mengagumkan serta mengharukan yang muncul dalam kehidupan tokoh yang diceritakan

Hal yang dapat di contoh atau diteladani dari kehidupan tokoh.

Struktur Teks Biografi

Struktur teks biografi

Berikut struktur teks biografi yang terdiri dari orientasi, peristiwa dan masalah, reorientasi.

Orientasi

Orientasi merupakan bagian dimana menjelaskan tentang pengenalan tokoh, berisi gambaran awal tentang tokoh yang diceritakan dalam biografi tersebut.

Peristiwa dan Masalah

Bagian peristiwa atau kejadian merupakan bagian yang berisi tentang sebuah peristiwa atau kejadian yang pernah dialami, termasuk didalamnya memuat tentang masalah yang pernah dihadapinya dalam mencapai tujuan serta cita-citanya.

Hal-hal yang menarik, mengagumkan, mengesankan, dan mengharukan yang pernah dialami tokoh juga diuraikan dalam bagian ini.

Reorientasi

Reorientasi merupakan bagian penutup. Bagian ini berisi tentang pandangan penulis terhadap tokoh yang diceritakan tersebut. Reorientasi bersifat opsional, yang artinya pada bagian ini boleh ada atau tidak. Itulah pengertian biografi, ciri-ciri biografi, dan struktur teks biografi.

DEBAT

PENGERTIAN DEBAT Berikut beberapa definisi atau pengertian debat menurut para ahli 1. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian debat adalah pembahasan atau pertukaran pendapat mengenai suatu hal dengan saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat masing-masing. 2. Menurut Hendri Guntur Tarigan (Retorika 1990:120), definisi debat adalah saling adu argumentasi antar pribadi atau antar kelompok manusia, dengan tujuan mencapai kemenangan satu pihak. 3. Menurut G. Sukadi, arti dari debat adalah saling adu argumentasi antar pribadi atau antar kelompok manusia, dengan tujuan mencapai kemenangan. 4. Menurut ensiklopedia bebas Wikipedia, definisi debat adalah kegiatan adu argumentasi antara dua pihak atau lebih, baik secara perorangan maupun kelompok, dalam mendiskusikan dan memutuskan masalah dan perbedaan. Unsur-unsur Debat Di dalam suatu debat terdapat beberapa unsur, antara lain yaitu : Mosi, yaitu hal atau topik, tema yang diperdebatkan. Tim Afirmatif/pro yaitu tim yang setuju terhadap hal yang diperdebatkan (mosi). Tim kontra / Oposisi yaitu tim yang tidak setuju / menentang mosi. Tim Netral yaitu tim yang memberikan argumen 2 sisi, baik dukungan maupun sanggahan terhadap mosi. Moderator yaitu orang yang memimpin dan memandu jalannya debat. Penulis yaitu orang yang menulis kesimpulan suatu debat. Debat : Pengertian, Unsur, Ciri, Macam-Macam, Tujuan Ciri-ciri Debat Ciri-ciri debat antara lain sebagai berikut : - Terdapat dua sudut pandang, yaitu affirmatif (pihak yang menyetujui mosi / topik) dan negatif atau oposisi (pihak yang tidak menyetujui topik), - Adanya suatu proses saling mempertahankan pendapat antara kedua belah pihak, - Adanya saling adu argumentasi atau pendapat yang bertujuan untuk memperoleh kemenangan, - Adanya sesi tanya jawab yang bersifat terbatas dan bertujuan untuk menjatuhkan pihak lawan, - Adanya pihak yang berperan sebagai penengah yang biasanya dilakukan oleh moderator. Jenis / Macam-Macam Debat 1. Debat parlementer / majelis (assembly or parliamentary debating) Merupakan debat yang bertujuan memberi dan menambah dukungan bagi undang-undang tertentu dan semua anggota yang ingin menyatakan pandangan dan pendapatnya; debat parlementer merupakan ciri badan legislatif. 2. Debat pemeriksaan ulangan untuk mengetahui kebenaran pemeriksaan terdahulu (cross-examination debating) Merupakan debat yang bertujuan untuk mengajukan serangkaian pertanyaan yang satu dan yang lainnya berhubungan erat, yang menyebabkan para individu yang ditanya menunjang posisi yang hendak ditegakkan dan diperkokoh oleh sang penanya; debat pemeriksaan ulang adalah suatu tehnik yang dikembangkan dikantor-kantor pengadilan. 3. Debat formal, konvensional, atau debat pendidikan (formal, conventional, or education debating) Merupakan debat yang bertujuan untuk memberi kesempatan bagi dua tim pembicara untuk mengemukakan kepada para pendengar sejumlah argumen yang menunjang atau yang membantah suatu usul; debat formal didasarkan pada konversi-konversi debat bersama secara politis. Etika / Norma dalam Berdebat dan Bertanya 1. Etika / norma dalam Berdebat a) Pengetahuan yang baik tentang pokok pembicaraan; b) Kompetensi atau kemampuan dalam menganalisis; c) Pengertian mengenai prinsip-prinsip argumentasi; d) Apresiasi terhadap kebenaran fakta-fakta; e) Kecakapan menemukan buah pikiran yang keliru dengan penalaran; f) Keterampilan dalam pembuktian kesalahan; g) Pertimbangan dalam persuasi; serta h) Keterarahan, kelancaran, dan kekuatan dalam cara/ penyampaian pidato. 2. Etika / norma dalam Bertanya a) Mengetahui segala sesuatu secara sempurna sebelum mengajukan pertanyaan. b) Bersungguh-sungguh mencari informasi c) Jangan meguji pembicara d) Singkat dan tepat e) Jangan berbelit-belit f) Bersihkan pertanyaan dari prasangka emosional g) Ajukan pertanyaan-pertanyaan dengan sikap wajar h) Pertanyaan kita harus memiliki tujuan i) Ajukan pertanyaan-pertanyaan khusus j) Hindarkan jauh-jauh cara berfikir yang tidak masuk akal. Debat Dalam Pandangan Islam Dalam kehidupan sehari-hari tentu sering terjadi permasalahan dan perbedaan pendapat. Dan perbedaan pendapat tersebut biasanya akan memicu perdebatan. Bolehkah kita berdebat, bagaimana pandangan agama Islam tentang berdebat? Berikut beberapa hadits tentang debat : Nabi Muhammad SAW bersabda "Saya menjamin rumah di surga bawah, bagi orang yang meninggalkan perdebatan sekalipun ia benar; dan rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan berdusta, sekalipun untuk bercanda; serta rumah di surga atas bagi orang yang bagus akhlaknya." (HR. Abu Dawud, dihasankan oleh Imam Al Albani). Dari hadits di atas dapat disimpulkan bahwa lebih baik kita menghindari perdebatan, meskipun kita merupakan pihak yang benar. Apalagi kalau debat yang kita lakukan itu debat yang tercela yaitu debat tanpa dasar ilmu. Salah satu akibat suka berdebat yang tercela adalah menghilangkan keberkahan ilmu. Debat secara umum akan menghilangkan berkah. Telah disebutkan dalam Shahih Al-Bukhari, dari hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Ø£َبْغَضُ الرِّجَالِ Ø¥ِÙ„َÙ‰ اللَّÙ‡ِ الأَÙ„َدُّ الْØ®َصِÙ…ُ “Orang yang paling dibenci oleh Allah adalah orang yang paling keras debatnya.” (HR. Bukhari, no. 4523; Muslim, no. 2668) Yang dimaksud orang yang paling dibenci di sini adalah orang yang berdebat dengan cara yang keras. Secara umum, orang yang suka berdebat (yang tercela) akan menghilangkan keberkahan pada ilmunya. Karena orang yang menjatuhkan diri dalam perdebatan (yang tercela) tujuannya hanya ingin dirinya menang. Itulah sebab, hilangnya berkah ilmu pada dirinya. Oleh karena itu, siapa saja yang berdebat hanya untuk cari menang, maka ia tidak diberi taufik dan tidak mendapatkan keberkahan ilmu. Adapun yang berdebat (berdiskusi) karena ingin meraih ilmu dan ingin meraih kebenaran serta menyanggah kebatilan, maka itulah yang diperintahkan. Hal ini disebutkan dalam ayat, ادْعُ Ø¥ِÙ„َÙ‰ سَبِيلِ رَبِّÙƒَ بِالْØ­ِÙƒْÙ…َØ©ِ ÙˆَالْÙ…َÙˆْعِظَØ©ِ الْØ­َسَÙ†َØ©ِ ÙˆَجَادِÙ„ْÙ‡ُÙ…ْ بِالَّتِÙŠ Ù‡ِÙŠَ Ø£َØ­ْسَÙ†ُ “Serulah (manusia) kepada jalan Rabb-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.” (QS. An-Nahl: 125) Demikian artikel tentang Debat meliputi pengertian, unsur, ciri-ciri, macam-macam debat, etika atau norma dalam berdebat, serta pandangan agama islam tentang debat yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat..

GENERALISASI, ANALOGI DAN SEBAB AKIBAT

Kalimat Generalisasi Jika dibakar botol minum akan meleleh, jika dibakar sedotan akan meleleh, dan jika emberpun dibakar akan meleleh, jadi, jika benda plastik dibakar akan meleleh. Ketika kita melempar apel ke atas maka akan terjatuh jika tidak ada yang menghalangi, begitu juga ketika kita melempar benda-benda lainnya, maka dapat disimpulkan bahwa gaya grafitasilah yang membuat hal itu terjadi. Kalimat Analogi Orang yang tidak memiliki tujuan dalam hidupnya tidak akan menjalani hidupnya dengan baik, ia akan selalu dalam keraguan, sama seperti seseorang yang hidup di dalam rumah tanpa penerangan. Ia akan berjalan tak tahu arah, tak jelas kemana ia berjalan sehingga ia akan mudah tertabrak benda yang ada disekitarnya. Seorang bayi dilahirkan dalam keadaan suci seperti kertas putih. Bayi akan dibentuk pribadinya sesuai dengan didikan yang diterimanya seperti kertas putih dapat diisi dengan berbagai hal sesuai dengan keinginan pemiliknya. Bila bayi dididik dengan baik maka akan seperti kertas yang terisi dengan hal-hal yang baik dan bermanfaat bagi siapa pun yang membacanya. Jadi, membentuk kepribadian baik seseorang anak ibarat menulis kertas putih dengan hal-hal yang bermanfaat. Kalimat Sebab – Akibat Karena warga sering buang sampah sembarangan, maka daerah ciputat sering banjir. Karena kemarin Arief kehujanan, maka hari ini Arief sakit. Kalimat Akibat – Sebab Ciputat termasuk daerah yang sering banjir, hal itu disebabkan warganya sering buang sampah sembarangan. Arief mendapat IPK 3.81, karena Arief rajin belajar. Kalimat Akibat – Akibat Mang Kodir adalah seorang perokok berat, karena dia sering merokok tanpa henti akhirnya dia menagalami radang paru-paru, tidak lama kemudian dia dinyatakan radang paru-paru kronis oleh pihak rumah sakit. Andi keponakan mang Kodir tiba-tiba batuk serta mengeluarkan darah padahal andi tidak merokok, setelah diperiksa ternyata Andi menjadi seorang perokok pasif akibat mamangnya si Kodir. Gunung semeru mulai aktif dan mengeluarkan gas panas, para penduduk yang hidup di kaki gunung semerupun akhirnya harus mengungsi dari sana. Werdhibuana organisasi pencinta alam SMAN 82 harus mengundur jadwalnya ke gunung semeru setelah mendengar kabar bahwa gunung semeru mulai mengeluarkan gas panas.

Kamis, 20 April 2017

Long dress jacguard

long dress via @bukalapak https://www.bukalapak.com/p/fashion-wanita/baju-muslim-perlengkapan-sholat-2555/busana-muslim-wanita/829la6-jual-long-dress?utm_source=apps

Minggu, 19 Februari 2017

Sayangi Anak Anda !

MOHON WAJIB DIBACA OLEH ORTU PEDULI ANAK.

SAYANGI ANAK ANDA !!!
SEBELUM PENYESALAN DATANG !!!

Dari Seminar di Kemang Village, Jakarta.
Pembicara:
Elly Risman, M.Psi (Yayasan Buah Hati)
Inilah isi Sharing kisah dari salah satu peserta seminar tersebut:

Seminar dibuka dengan layar presentasi yang menayangkan contoh SMS anak sekarang dengan bahasa membingungkan yang kini disebut bahasa ‘alay'.

Mungkin Anda berpikir, alaaah… SMS alay kan bisa dibaca, meskipun bikin mata dan otak kerja keras dulu untuk tahu maksudnya. But NO! Tidak satu pun dalam ruangan itu yang bisa membaca SMS di layar.

Ternyata SMS itu harus dibaca harus dengan posisi HP terbalik (bagian atas HP menjadi bagian bawah)!

Dan siap-siap kaget-- isinya adalah:

”Hai, sayang, aku kangen nih. Udah lama kita GA ML (Making Love, alias bersetubuh-red), Yuk, mumpung bonyok lagi pergi, yuk kita ketemuan...”

Seisi ruangan seminar langsung heboh.

Pembicara pun menjelaskan, “SMS sayang-sayangan. anak sekarang sudah bukan lagi ‘I love you’ atau ‘I miss you’, tapi ‘Udah lama GA ML (making love-Red)’.

Ini baru awal seminar, tapi mata semua peserta sudah melotot lebar.
Selanjutnya, pembicara menegaskan bahwa anak-anak kita hidup di era digital. Banyak isi media elektronik dan cetak yang bisa diakses anak-anak, namun sebenarnya mengandung unsur pornografi.

Pornografi bisa ‘mendatangi’ anak-anak kita melalui games, internet, ponsel, TV, DVD, komik maupun majalah:

• Games.
Berdasarkan penelitian, games pada abad ke-21 menampilkan gambar yang lebih realistis, pemain bisa memilih karakter apa saja yang tak ada di dunia nyata. Games juga menuntut keterampilan lebih kompleks dan kecekatan lebih tinggi. Ini semua memberikan tingkat kepuasan dan kecanduan yang lebih besar.

Catatan dari pembicara:

Super hati-hati dengan games anak-anak Anda!

a. Ada games action yang berisi permainan tembak-tembakan, namun ternyata jika anak kita berhasil mencapai level akhir, bonus di akhir levelnya adalah ML dengan PSK.

b. Ada games berjenis role playing yang inti permainannya adalah tentang bagaimana ‘memperkosa paling asyik’!
Anak bisa memilih perempuan model apa yang diinginkan –si perempuan tidak berbusana—lalu tinggal pilih bagian tubuh mana yang mau dipegang pertama kali. Cursor berbentuk tangan yang digerakkan oleh anak-anak kita.

Seisi ruangan seminar langsung heboh lagi. Gumaman ‘astagfirrullah’ bertebaran di ruangan.

Untuk menghindarinya,  pikir baik-baik jika Anda ingin membelikan games untuk anak dan bila anak membeli games sendiri atau meminjam games dari teman. Hati-hati jika di depan sekolah anak-anak atau di sekitar lingkungannya ada warnet! Jenis games yang ada sangat murah dan gampang didapat. Jenisnya sudah di luar perkiraan kita!

• Internet.
Situs porno bertebaran di dunia maya. Jangan salah, pembuatnya terkadang anak-anak kita juga! Bahkan untuk mendapatkan uang, mereka menjual video seks mereka sendiri!.

Kami ditunjukkan ribuan video seks yang gampang diperoleh lewat internet.

Catatan dari pembicara:

a. Siapa bilang ML harus telanjang dan harus di tempat tidur/hotel ? –> Kami ditunjukkan sekilas video ABG berseragam SMP, sedang ML di tangga dan berpakaian lengkap!

b. Hamil? Siapa takut? –> Bisa aborsi!

• Ponsel.
Video-video seks tersebar dengan mudah melalui ponsel. Kapasitas ponsel yang besar memungkinkan si pemilik menyimpan file-file berukuran besar seperti video dan gambar porno. Anak Anda bersih? Bisa jadi dia medapat kiriman gambar/video dari temannya!
Pembicara kami, Ibu Elly, pernah didatangi seorang ibu yang syok karena menemukan gambar vagina seseorang di BB-nya. Setelah ditelusuri, itu milik temen sekolah (perempuan) putranya, yang sering meminjam BB beliau!

• Televisi.
Program TV yang masih pantas ditonton bisa dihitung dengan satu tangan. Lainnya adalah program pembodohan, hantu, kekerasan dan pornografi. Jangan salah, iklan pun bisa menyesatkan. Selain itu, jangan anggap enteng sinteron/film Korea/Jepang! Lama-lama anak bisa ‘tercuci otak’ dan terbiasa dengan kekerasan atau seks bebas!

• Komik.
Ya, komik memang bergambar kartun. Tapi soal cerita, ada komik-komik tertentu yang tidak kalah ‘seram’ dari novel porno. Bahkan lebih mengerikan karena didukung dengan gambar. Gambar sampul depan bisa jadi tidak menyiratkan kepornoan apa pun. Tapi di dalamnya, ujung ceritanya ternyata tentang seks bebas.
Dari survei yang telah dilakukan pembicara, salah satu judul games, komik, dan DVD yang masuk dalam kategori ‘bahaya’adalah NAR API  NERAKA.
Hati-hati!

Apa tujuan semua ini? Apa yang ‘mereka’ inginkan dari anak-anak kita?

1. Yang mereka inginkan, anak dan remaja kita memiliki mental model porno.

2. Agar anak-anak kita mengalami kerusakan otak permanen, yang hasil akhir yang diincar adalah incest!

3. Sasaran tembak utama adalah anak-anak yang belum baligh. Jika anak-anak ini sudah mengalami 33--36 ejakulasi, mereka akan menjadi pecandu pornografi. Merekalah pasar masa depan bagi industri pornografi: Perfilman, majalah, musik, jaringan TV kabel, pembuat dan pemasar video games.
Proses kecanduan dan akibatnya:

1. Di dalam otak ada bagian yang disebut Pre Frontal Cortex (PFC). PFC adalah tempat dibuatnya moral, nilai-nilai, rasa bertanggung jawab untuk perencanaan masa depan, organisasi, pengaturan emosi, kontrol diri, konsekuensi dan pengambilan keputusan. PFC akan matang pada usia 25 tahun.

2. Sekali anak mencoba kenikmatan semu, maka ia akan kebanjiran hormon dopamin (hormon yang dihasilkan oleh hipotalamus). Akibatnya ia akan merasa senang, tapi kemudian dalam hatinya timbul perasaan bersalah.

3. Saat anak merasa senang (kebanjiran dopamin), ia akan terganggu dalam: Membuat analisa, penilaian, pemahaman, pengambilan keputusan, makna hubungan, dan hati nurani. Akibatnya, spiritualitas atau imannya akan terkikis. Anak pun ‘tumbang, memilliki mental model porno yang bisa saja berujung pada incest!

4. Narkoba ‘hanya’ akan merusak tiga bagian otak , tetapi pornografi/seks akan merusak lima bagian!

5. Jika anak sudah ejakulasi 30-33 kali menurut penelitian, sensor otaknya akan mengalami kerusakan permanet (seperti mobil tua yg sudah bobrok).

Kelalaian kita sebagai orang tua:
• Selama ini telah terjadi kesalahan budaya karena ada pemahaman bahwa yang mengasuh anak hanya ibu. Ayah mencari nafkah saja. Bila memang perlu, baru lapor ayah. Ini salah besar. Keluarga Indonesia memerlukan revolusi pengasuhan!

• Orang tua kurang menghabiskan waktu dengan anak dan hanya menjadi weekend parent. Anak diikutkan les sana sini. Pertanyaan orang tua ke anak hanya.

Bagaimana les-nya tadi?
Nilaimu berapa, Nak?
Kamu nggak bolos, kan?
Kamu bisa ngerjain ujian hari ini?’ Akibatnya, anak-anak menjadi BLASTED (Boring–>Lazzy–> Stressed!)

• Orang tua merasa cukup menyekolahkan anak-anak di sekolah berbasis agama. Penerapannya? Nol besar! Orang tua menyuruh anak salat tepat waktu, sementara orang tua salatnya bolong-bolong. Orang tua berbaju tertutup, tapi anaknya main ke mal hanya memakai rok mini dan tanktop. Anak disuruh les mengaji padahal orang tuanya tidak bisa mengaji!

• Orang tua terkadang hanyut dalam tren. Melihat teman-teman anak di sekolah punya iPod, anak buru-buru dibelikan iPod juga. Orang tua malu karena anaknya hanya punya ponsel jadul yang cuma bisa SMS dan telepon? Anak pun dibelikan BB paling mutakhir.

• Orang tua bisanya memfasilitasi anak dengan gadget terkini, tapi gagap teknologi alias gaptek. Buktinya, baca SMS alay saja nggak bisa! Bagaimana mau mengawasi anak? Karena itu, jadi orang tua harus gaul dan pintar.

• Orang tua membelikan anak gadget/perangkat teknologi tanpa tahu akibat negatifnya, tanpa penjelasan dan tanpa persyaratan untuk anak.

• Orang tua sekarang adalah generasi orang tua yang abai, generasi orang tua yang pingsan! Yang penting anak sekolah,les, diam di rumah depan komputer, games, ponsel dan TV. Yakin, anak Anda aman?

• Orang tua jarang bisa berkomunikasi secara baik dan benar dengan anak, tidak memahami perasaan anak dan remaja.

Menjadikan anak tangguh di era digital:

1. Hadirkan Alloh di dalam diri anak. Ajarkan untuk selalu ingat Alloh dan taat kepadaNya sejak kecil. Hindari ucapan, ‘Jangan sampai kamu hamil ya! Bikin malu keluarga! Bapak Ibu malu!’ Ini salah besar. Ajarkan bahwa di manapun dia berada, Alloh tahu apa yang dia perbuat.

2. Perbaiki pola pengasuhan. Libatkan kedua-belah pihak. Jangan jadi orang tua yang abai dan pingsan.

3. Anak perlu mendapat validasi, yaitu ‘penerimaan, pengakuan dan pujian’. Jangan jadikan anak Anda BLASTED alias Boring –> Lazy –> Stressed!

4. Bimbing anak agar bisa mandiri dan bertanggung jawab pada Alloh, diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

5. Memberikan fasilitas pada anak harus dengan landasan dan persyaratan agama yang jelas.

Kiat menangkal pengaruh negatif yang datang melalui:
1. KOMIK
• Cek bacaan anak.
• Baca dulu sebelum membeli.

• Secara berkala, periksa meja belajar/lemari/kolong tempat tidur anak. Ingat, jangan sampai ketahuan anak!

• Kenalkan anak pada berbagai jenis bacaan.

• Diskusikan bacaan dengan anak.

2. GAMES
• Perhatikan letak komputer/media video games di rumah.
• Buat kesepakatan dengan anak tentang:
o Berapa kali dalam seminggu boleh bermain games.
o Kapan waktu yang tepat untuk main.
o Games apa yang boleh dimainkan
o Sanksi apa yang diberlakukan jika melanggar

• Dampingi anak dalam membeli games dan cek selalu rating games dalam kemasan games.

Banyak video games memiliki rating AO (Adult Only) atau M (mature) yang dibajak oleh ESRB (Entertainment Software Rating Board -- lembaga pemberi rating untuk games hiburan) lalu diubah rating-nya menjadi Teen, seperti GTA San Andreas, Mass Effect, Gta IV dan banyak lagi.

Catatan:
Maraknya games kekerasan yang menampilkan adegan seksual di tengah-tengah permainan seperti ‘GTA: San Andreas’ dan ‘Mass Effect’ mendapat kecaman keras dari banyak kalangan seperti Jack Thompson dan Hillary Clinton. Hal ini memaksa produsennya mengganti rating ESRB-nya menjadi AO (awalnya M <Mature>) dan mengakibatkan profit perusahaannya turun hingga $28.8 juta.

Salah satu peristiwa tragis yang dipicu oleh games kekerasan terjadi pada 20 Oktober 2003. Aaron Hamel dan Kimberly Bede menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh dua remaja, William dan Josh Buckner, karena keduanya terinspirasi setelah memainkan GTA:III.
Akibat kejadian itu, Aaron meninggal dunia, sedangkan Kimberley mengalami luka parah.

3. TV
• Atur jam menonton TV
o No TV di bawah umur 2 tahun.
o Anak 5--7 tahun paling lama menonton TV: 2 jam/hari

• Kenalkan dan diskusikan tentang program TV yang baik dan buruk.

4. INTERNET
• Perhatikan letak komputer. Jangan pasang komputer menghadap dinding.

• Lakukan filterisasi terhadap situs porno (pasang alat pemblokir situs porno).

• Buat kesepakatan tentang waktu bermain internet.

• Secara berkala, cek situs apa saja yang telah dibuka anak di komputer.

Ikhtiar terakhir orang tua:

1. Perbanyak mendengarkan perasaan. Gunakan dua telinga lebih sering daripada satu mulut.

2. Orang tua harus TTS (tegas, tegar, sabar).

3. Meningkatkan diri dengan berbagai macam pengetahuan melalui seminar, pelatihan, buku parenting dan ilmu agama)

4. Setelah semua upaya —> DOA.

Jujur, ketika saya mengikuti seminar ini, beberapa kali saya menitikkan airmata.

Betapa saya merinding hebat dan ingin segera pulang memeluk anak-anak saya.

Semoga kita tidak termasuk jenis orang tua yang pingsan dan abai.

Semoga anak-anak kita menjadi orang saleh yang selalu dilindungi oleh Yang Maha Kuasa.

Note: ===============
Terimakasih kepada ayah/bunda yang telah berkenan menuliskan hasil seminar ini untuk bisa di ketahui oleh lebih banyak orang tua dan guru.

Tolong bantu di share jika kira-kira dirasa bermanfaat dan perlu diketahui semua orang tua dan guru

Senin, 06 Februari 2017

Rahasia

Desain Indah menjadi tujuan
Mimpi-mimpi diantara harapan
Lingkar bahagia menjadi idaman
Walau kekal tak jadi jawaban

Riang dan tangis memadu rasa
Tak kuasa dengan yang tiada
Rancangan terindah tak berharga
Memetik hikmah harus biasa

Yang pergi hanya milik Nya
Yang hadir pun milik Nya
Dan Aku jua milik Nya
Serta Kamu jua milik Nya

Rahasia diantara misteri
Tak terelak dengan mimpi
Hanya ikhlas atas ridha yang diberi
Tanda Kasih Nya tiada henti

Penulis  :  yufamariah