Senin, 15 Desember 2025

Untuk Ibu, di Langit Doaku

Untuk Ibu, di Langit Doaku

Ibu,
dalam tidurku kau hadir
bukan untuk meminta,
tapi mengulurkan tangan
seolah ingin menenangkan hatiku.

Padahal aku tahu,
akulah yang masih belajar ikhlas,
akulah yang sering merasa
belum cukup berbakti.

Jika ada kata yang tak sempat terucap,
pelukan yang tertahan oleh waktu,
atau air mata yang baru jatuh setelah kepergianmu.
maka ya Allah,
terimalah semua itu sebagai doa anak
yang mencintai ibunya tanpa syarat.

Ampuni ibu,
dan ampunilah aku.
Jika rindu ini berat,
ringankanlah dengan rahmat-Mu.

Ibu,
jika benar jarak itu hanya sejengkal,
maka pertemukan kami kelak
tanpa perpisahan,
di tempat di mana maaf
tak lagi perlu diucap,
karena cinta telah sempurna.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar