Jumat, 31 Mei 2013

Berkarakter Sesuai Pedoman

Membangun Karakter dasar dalam Islam

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوباً وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ
أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ -١٣-
QS Al Hujurat: 13

وَإِنَّكَ لَعَلى خُلُقٍ عَظِيمٍ
QS. Al-Qalam : 4

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيراً
QS Al Ahzab: 21

Mu’awiyah bin al-Hakam radhiallahu ‘anhumengungkapkan kekagumannya terhadap Rasulullah saw: “Aku tidak akan melihat seorang pendidik sebelum beliau dan sesudahnya yang lebih baik dari beliau.” (HR Muslim no. 836)

مَا رَأَيْتُ مُعَلِّمًا قَبْلَهُ وَلَا بَعْدَهُ أَحْسَنَ تَعْلِيمًا مِنْهُ رواه مسلم

*****************
Jangan Menyerah

Kalau kita menyerah menyelamatkan anak didik kita, lalu siapa yang akan membelanya?

Kalau kita kehilangan cara mengajak anak didik kembali pada kebaikan, lalu siapa yang akan melakukan?

Kalau kita putus asa mengajak mereka kembali mengejar surga yang Mahatinggi, siapa lagi?

*****************
TWG (President Teachers Working Group "Herry Nurdi")

JIKA KAU MAMPU, JADILAH BESAR

Jika Mampu, Jadilah Besar,,,!!!

Jika kau mampu, jadilah sesuatu yang besar, menggelora, mengubah, mewarnai, bahkan mencipta sejarah. Jika kau mampu, kau harus menjadi yang tinggi, atau yang dalam sekali, agar besar manfaatmu untuk manusia dan alam ini.
Tapi jika kau tak mampu, tak mengapa. Jadi kecil saja, setitik, mungkin tak nampak, bahkan tak terasa. Tapi kau mandiri, tak merepotkan sesama, dan tak menimbulkan kerusakan di tempat kau berada. Jika kau tak mampu, jadi kecil pun tak apa, asal kau tak mengganggu, apalagi menjadi penghalang ketika kebaikan dan kebenaran ditegakkan.

Maka, jika kau mampu, jadilah jalan yang besar, tempat banyak orang memanfaatkanmu untuk menempuh perjalanan menuju tujuan. Pergi dan kembali, dengan baik dan selamat, tiba di tempat.
Tapi jika kau tak mampu, tak mengapa. Jadi saja jalan setapak, yang bahkan hanya bisa dilewati seorang saja, mungkin itu dirimu sendiri. Tapi jadilah jalan setapak yang menuju tujuan, tak sesat di tengah jalan. Maka kau telah menolong lainnya dengan cara tak menjadi beban yang memberatkan.

Maka, jika kau mampu, jadilah lampu besar yang benderang. Memberi sinar dan mengusir kegelapan, bahkan bercahaya menampakkan pemandangan. Kau buat sekitarmu, menikmati terang dan tak dirundung pekat kegelapan.
Tapi jika kau tak mampu, tak mengapa. Jadi saja lentera kecil, meski sinarnya temaram tapi itu berguna untuk dirimu agar tak sesat di tengah kegelapan. Mungkin tidak seterang lampu besar, mungkin tidak sebenderang sinarnya, tapi lentera itu insya Allah menjagamu agar tak dirundung kegelapan.

Maka, jika kau mampu, jadilah hujan dan bandang, dengan airnya kau gerus semua kebathilan dan kemunkaran. Maka jadilah badai dan gelombang, yang akan kau gunakan kekuatannya untuk memerangi keburukan.
Tapi jika tak mampu, tak mengapa. Kau jadi saja setetes embun di ujung-ujung daun. Menyegarkan mata yang memandang, dan menghapuskan dahaga rumput-rumput yang meski liar, tetap memerlukan sentuhan. Jadilah setitik air yang melampangkan harapan serta kehidupan.

Jika Kau Tak Mampu,,,

Jika kau tak mampu menjadi besar, tak mengapa. Jadi kecil saja, mandiri, tak menjadi beban, dan tak pula menjadi penghalang. Itu pun, cukup sudah, di ujung perjalanan kita akan bertemu sebagai orang-orang yang dipersatukan dalam kebaikan. Insya Allah. Aamiin!

****************************
TWG (Teachers Working Group), President TWG "Herry Nurdi"

Selasa, 28 Mei 2013

misteri

Setiap perjumpaan akan mengalami perpisahan
setiap yang sakit akan mengalami kesembuhan
setiap kelahiran akan mengalami kematian

Rabu, 22 Mei 2013

Sepanjang Hidup

Aku bersyukur kau di sini kasih
Di kalbuku mengiringi
Dan padamu ingin ku sampaikan
Kau cahaya hati
Dulu ku palingkan diri dari cinta
Hingga kau hadir membasuh segalanya
Oh inilah janjiku kepadamu

Reff:

Sepanjang hidup bersamamu
Kesetiaanku tulus untukmu
Hingga akhir waktu kaulah cintaku cintaku
Sepanjang hidup seiring waktu
Aku bersyukur atas hadirmu
Kini dan selamanya aku milikmu
Yakini hatiku kau anugerah
Sang Maha Rahim Semoga Allah berkahi kita

Kekasih penguat jiwaku
Berdoa kau dan aku di Jannah Ku temukan kekuatanku di sisimu
Kau hadir sempurnakan seluruh hidupku
Oh inilah janjiku kepadamu

Repeat reff

Yakini hatiku bersamamu ku sadari inilah cinta
Tiada ragu dengarkanlah Kidung cintaku yang abadi

Repeat reff

::():: Maher Zain ::()::

****‡****★****‡****★*****‡****★****

~[]°`°[]~ Untuk Suami ku kelak ~[]°`°[]~

Selasa, 21 Mei 2013

Koreksi Hati


Jika kita membicarakan hati, apa yang terlintas di benak kalian saudaraku....?

Ada yang mengatakan bahwa hati tidakl lepas dari berbagai macam perasaan atau emosi. Yaa,,, pendapat itu tidak salah, tapi yang perlu kita ingat bahwa hati kita di ciptakan oleh Alloh dengan rasa yang berbolak balik, hari ini A, besok B, besoknya lagi C, bahkan bisa ke A atau ke B lagi.

Mengapa demikian???

Hidup ini tidak akan pernah lepas dari Sang Maha Kasih yaitu Alloh Azza Wajallah. Apapun yang terjadi, semua atas kehendak NYA. Mintalah petunjuk kepada Sang Maha Mengetahui, Sang Maha Bijaksana, Segala puji bagi NYA.

Membicarakan masalah hati, coba hati-hati dengan suara hati,,,!!!

Jangan suka bermain hati,,,!!!

Jagalah hati,,, janganlah kau nodai, jagalah hati,,, lentera hidup ini, (syair K.H. Aa Gym)

Yaa,,, kita harus menjaga hati kita sendiri, dengan demikian kita bisa menjaga hati orang lain.
Sebaliknya, orang yang tidak bisa menjaga hatinya maka dia pun tidak bisa menjaga hati orang lain. Biasanya orang seperti ini tidak bisa mengoreksi dirinya sendiri, bicaranya ngasal, merasa benar, hingga dia tak sadar lisan dan perbuatannya menyakiti orang lain. Na'uzubillah min zhalik

Oleh karena itu sahabatku,,,,
Cek lah hati kita,,, koreksi setiap harinya,,, bersihkan dengan dzikir kepada NYA,,, semoga kita selalu dalam petunjuk NYA. Aamiin,,,,

Yukk jadi orang baik,,,! :-) 


Kamis, 16 Mei 2013

Zuhud

Mukhallad bin Al Husain “Zuhud terhadap dunia: mengambil yang halal”

Think Positive

Berkata Qatadah rahimahullah – Jangan kau katakan “aku dengar” padahal sebenarnya kau tidak mendengar, dan jangan kau katakan “aku melihat” padahal kau tidak melihat. Sesungguhnya Allah akan bertanya kepadamu tentang itu semua