Rabu, 11 Maret 2020

Fried Chicken Oat Meal

Pake Bahasa Kite Aja Yaa....

1,Yg pertama ayam potong potong agak kecil dr biasanya.
2,ayam ksh lada sama jeruk nipis,diamkan 5 menit
3,siapkan telur,bawang putih sama out meal ,Royco ayam di blender tanpa air.
4,diamkan smpe setengh hari
5,siapkan tepung biasa jgn yg berbumbu.
6.ayam taruh di tepung dipijat ditepok pijat tepok,
7,siapkan minyak goreng agak bayak dgn api kecil.
8,siap di goreng lama Gore g hampir 20 menit,nanti akan merasakan nikmatnya friends chicken ala ala KFC yg sehat tanpa bahan pengawet,
selamat mencobaπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒ

Sabtu, 25 Januari 2020

TEKS ANEKDOT

Pengertian Teks Anekdot

Secara singkat, teks anekdot dapat diartikan sebagai cerita pendek yang bersifat lucu yang ditulis sebagai bentuk kritikan terhadap suatu fenomena di masyarakat. Sedangkan menurut KBBI, anekdot didefinisikan sebagai cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya.

Teks anekdot merupakan suatu karangan atau cerita berdasarkan kejadian yang benar-benar terjadi di kehidupan nyata yang ditulis secara singkat dan mengandung unsur humor atau kelucuan di dalamnya. Meskipun mengandung unsur humor atau kelucuan yang bertujuan membangkitkan tawa pembaca, namun tujuan utama penulisan teks anekdot adalah untuk mengkritisi, menyindir, maupun mengungkapkan kebenaran dibalik suatu kejadian yang tengah terjadi di masyarakat. Teks anekdot tidak memiliki batasan topik. Penulis dibebaskan dalam memilih topik seperti politik, kesehatan, pendidikan, dan lain-lain. Biasanya, teks anekdot menampilkan tokoh penting atau terkenal didalamnya agar lebih menarik perhatian pembacanya.

Ciri-ciri Teks Anekdot

Untuk membedakannya dengan  karangan atau cerita lain, teks anekdot memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

Berkisah tentang hal-hal yang bersifat humor atau lelucon.

Secara umum menceritakan tentang manusia maupun hewan.

Disajikan dalam bentuk menyerupai dongeng.

Faktual, topik yang dibicarakan pernah atau tengah terjadi di masyarakat.

Biasanya menampilkan tokoh penting atau terkenal untuk menarik perhatian pembaca

Bertujuan untuk mengkritisi suatu fenomena, atau kejadian, atau tokoh. Teks anekdot seringkali dimanfaatkan sebagai media mengkritisi layanan publik di bidang politik, sosial, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan (poleksosbudhankam).

Struktur Penulisan Teks Anekdot

Dalam penulisannya, teks anekdot memiliki struktur-struktur yang membangun keseluruhan teks. Secara umum struktur teks anekdot dibagi menjadi Abstraksi, Orientasi, Event, Krisis, Reaksi, dan Koda. Untuk mengetahui bagian-bagian struktur secara lebih mendalam satu per satu, berikut ulasan struktur teks anekdot:

Abstraksi: Bagian ini terletak pada bagian awal teks anekdot. Isinya berupa gambaran umum tentang isi dari teks anekdot yang ditulis.

Orientasi: Bagian kedua dari teks anekdot ini merupakan pengantar dari teks anekdot yang ditulis. Bagian ini berisi tentang awal mula maupun hal-hal yang melatarbelakangi peristiwa atau kejadian di dalam teks anekdot yang ditulis.

Event: Bagian ini merangkum rangkaian peristiwa atau kejadian yang terjadi dalam teks anekdot yang ditulis.

Krisis: Pada bagian ini, permasalahan yang menjadi sorotan utama teks anekdot dimunculkan.

Reaksi: Bagian ini berisikan langkah-langkah penyelesaian dari permasalahan yang timbul pada bagian kritis.

Koda: Bagian ini merupakan bagian akhir dari suatu teks anekdot. Pada bagian ini terdapat kesimpulan dari cerita ataupun fenomena yang dibahas dalam suatu teks anekdot.

Kaidah Bahasa Teks Anekdot

Seperti halnya jenis-jenis karangan lain dalam Bahasa Indonesia, teks anekdot juga memiliki beberapa kaidah kebahasaan tersendiri. Berikut beberapa kaidah kebahasaan yang menjadi pakem dalam menulis teks anekdot:

Menggunakan kata keterangan waktu lampau, seperti pada suatu hari; di suatu pagi yang cerah; dan lain-lain.

Menggunakan konjungsi atau kata penghubung, seperti kemudian; lalu; sebab-akibat; oleh karena itu; dan lain-lain.

Menggunakan penggunaan kata kerja, seperti pergi; pulang; jalan; dan lain-lain.

Peristiwa atau cerita disajikan secara kronologis atau urut berdasarkan kejadian waktu.

Menggunakan jenis pertanyaan retotik, yakni jenis pertanyaan yang tidak membutuhkan jawaban. Pertanyaan ini digunakan untuk menimbulkan efek sindiran halus.

Langkah-langkah Menulis Teks Anekdot

Sebelum memulai menulis teks anekdot, berikut beberapa cara mudah yang harus diketahui dalam menulis teks anekdot:

Tentukan topik dari teks yang akan ditulis. Topik dapat berdasarkan kejadian asli, imajinasi, maupun gabungan dari keduanya.

Tentukan tujuan dari teks yang akan ditulis. Penentuan tujuan ini berguna agar cerita yang ditulis nantinya tepat sasaran dan tidak terlalu bertele-tele.

Mengumpulkan bahan penulisan. Bahan penulisan bisa didapat dengan mengamati kejadian-kejadian di lingkungan sekitar. Selain itu, bahan penulisan dapat digali dari imajinasi penulis. Dalam membuat bahan penulisan, penulis dapat menambahkan hubungan sebab-akibat suatu permasalahan yang mengandung unsur humor di dalamnya.

Menyusun kerangka karangan. Setelah topik, tujuan, dan bahan telah terkumpul, hal yang selanjutnya dilakukan adalah membangun kerangka karangan dan menyusunnya menjadi suatu cerita yang utuh.

Contoh-contoh Teks Anekdot

Berikut beberapa contoh teks anekdot beserta penjabarannya.

1. Presiden Indonesia ‘Gila’

Suatu waktu, dalam kunjungannya ke Amerika Serikat, Presiden Indonesia keempat terlibat obrolan ringan dengan Presiden Amerika di Gedung Putih. Presiden Indonesia kemudian bercerita tentang presiden-presiden yang pernah menjabat di Indonesia.

“Presiden-presiden di Indonesia itu gila semua.”, celetuk Sang Presiden RI.

“Kenapa Anda bicara seperti itu? Bisa tolong Anda jelaskan.”, Sang Presiden AS bertanya tidak mengerti.

“Ya, presiden pertama kami gila wanita. Kemudian presiden kedua gila harta. Lalu presiden yang menjabat sebelum saya, dia gila teknologi.”

“Lalu bagaimana dengan Anda sendiri yang menjabat sebagai presiden saat ini?”, Presiden AS bertanya.

Presiden RI pun menjawab sembari tertawa, “Kalau sekarang, yang gila ya yang milih saya”

Cerita di atas  merupakan salah satu contoh teks anekdot. Teks anekdot ini menyoroti tentang kejadian terpilihnya Presiden RI yang keempat, yakni K.H. Abdurrahman Wahid. Kala itu terpilihnya Gusdur, cukup membuat perdebatan, mengingat kondisi kesehatan fisik dari Gusdur, di mana salah satu persyaratan menjadi presiden adalah “sehat jasmani dan rohani”. Jika dilihat dari strukturnya, maka teks anekdot di atas dapat dijabarkan sebagai berikut:

Abstraksi :

Suatu waktu, dalam kunjungannya ke Amerika Serikat, Presiden Indonesia keempat tengah terlibat obrolan  ringan dengan Presiden Amerika di Gedung Putih.

Orientasi :

Presiden Indonesia kemudian bercerita tentang presiden-presiden yang pernah menjabat di Indonesia.

Krisis :

Presiden RI berkata, “Presiden-presiden di Indonesia itu gila semua.”

Reaksi :

“Kenapa Anda bicara seperti itu? Bisa tolong Anda jelaskan.”, Sang Presiden AS bertanya tidak mengerti. “Ya, presiden pertama kami gila wanita. Kemudian presiden kedua gila harta. Lalu presiden yang menjabat sebelum saya, dia gila teknologi.”. “Lalu bagaimana dengan Anda sendiri yang menjabat sebagai presiden saat ini?”, Presiden AS bertanya.

Koda :

Presiden RI pun menjawab sembari tertawa, “Kalau sekarang, yang gila ya yang milih saya

2. Bodrex

Suatu hari di bulan puasa, seorang kakek tiba-tiba merasa pusing di kepalanya. Sang kakek pun langsung meminum obat Bodrex yang ada di lemari untuk meredakan sakit kepalanya. Cucunya yang melihat kejadian tersebut kemudian bertanya, “Kakek kan sedang puasa, kenapa kakek malah minum obat?”. Dengan tampang tak berdosa, sang kakek menjawab sekenanya, “Itukan obat Bodrex, bisa diminum kapan aja.”

Cerita di atas merupakan contoh teks anekdot. Teks anekdot ini mencoba membahas tentang tagline dari salah satu merek obat, Bodrex. Tagline “Dapat diminum kapan saja” sebenarnya memiliki arti obat ini dapat diminum sebelum maupun sesudah makan. Namun, pada teks itu sengaja disalahtafsirkan untuk menampilkan unsur humor di dalamnya. Jika dilihat dari strukturnya, maka teks anekdot di atas dapat dijabarkan sebagai berikut:

Abstraksi : Suatu hari di bulan puasa.

Orientasi : Seorang kakek tiba-tiba merasa pusing di kepalanya.

Krisis : Sang kakek pun langsung meminum obat Bodrex yang ada di lemari untuk meredakan sakit kepalanya.

Reaksi : Cucunya yang melihat kejadian tersebut kemudian bertanya, “Kakek kan sedang puasa, kenapa kakek malah minum obat?”.

Koda : Dengan tampang tak berdosa, sang kakek menjawab sekenanya, “Itukan obat Bodrex, bisa diminum kapan aja.”

3. Sekolah ‘Bertarif’ Internasional

Di sebuah sekolah, terlihat seorang guru tengah mengajar di sebuah ruang kelas. Sofa merupakan salah satu murid di kelas tersebut.

“Sebelum mengakhiri pelajaran, ibu guru akan memberikan sedikit pengumuman.”, sontak terdengar riuh tanda protes dari murid-murid.

“Tenang-tenang!”, sang guru kembali mengambil alih keadaan. “Ada kabar gembira, mulai pelajaran tahun depan, sekolah kita akan menjadi SBI.”. Kelas pun kembali riuh setelah mendengar pengumuman dari sang guru.

“Berarti sekolah kita bakal jadi sekolah bertaraf internasional, Bu?”, tanya seorang murid.

“Benar sekali. Seiring meningkatnya taraf sekolah kita, kita juga harus mempersiapkan hal-hal untuk meningkatkan kapabilitas kita, baik itu dari staf pengajar maupun dari siswa-siswinya. Kira-kira menurut kalian apa saja yang harus kita persiapkan?”, sang guru melemparkan pertanyaan ke murid-muridnya.

“Kemampuan bahasa Inggris, Bu. Karena kalau sekolah kita menjadi SBI, maka bahasa pengantar sehari-harinya menjadi bahasa Inggris, Bu.”, sahut salah seorang murid.

“Ya, benar sekali. Ada lagi yang menambahkan?”

“Harus nyiapin uang lebih banyak, Bu.”, celetuk Sofa dari baris belakang.

“Apa maksud kamu, Sofa?”, sang guru heran dengan jawaban muridnya.

“Ya iya, Bu. Kita harus mempersiapkan uang bayaran lebih banyak. Karena kalau sekolah kita jadi SBI bukan cuma tarafnya yang internasional, tapi ‘tarifnya’ juga internasional.”

Tawa pun pecah di seluruh ruang kelas, sang guru pun hanya bisa menggelengkan kepala menanggapi jawaban salah satu muridnya.

Cerita di atas merupakan salah satu contoh teks anekdot. Teks anekdot tersebut mencoba mengkritisi kebijakan sekolah bertaraf internasional yang beberapa waktu lalu sempat diterapkan di beberapa sekolah di dalam negeri. Kebijakan tersebut menjadi polemik karena dianggap membeda-bedakan kelas antar satu golongan murid dengan yang lainnya. Selain itu kebijakan sekolah bertaraf internasional juga dianggap sebagai ajang untuk meminta bayaran yang lebih tinggi dari para wali murid. Jika dilihat dari strukturnya, maka teks anekdot di atas dapat dijabarkan sebagai berikut:

Abstraksi :

Di sebuah sekolah, terlihat seorang guru tengah  sebuah ruang kelas. Sofa merupakan salah satu murid di kelas tersebut.

Orientasi :

“Sebelum mengakhiri pelajaran, ibu guru akan memberikan sedikit pengumuman.”, sontak terdengar riuh tanda protes dari murid-murid.

Krisis :

“Ada kabar gembira, mulai pelajaran tahun depan, sekolah kita akan menjadi SBI.”

Reaksi :

“Benar sekali. Seiring meningkatnya taraf sekolah kita, kita juga harus mempersiapkan hal-hal untuk meningkatkan kapabilitas kita, baik itu dari staf pengajar maupun dari siswa-siswinya. Kira-kira menurut kalian apa saja yang harus kita persiapkan?”, sang guru melemparkan pertanyaan ke murid-muridnya.

“Harus nyiapin uang lebih banyak, Bu.”, celetuk Sofa dari baris belakang.

“Apa maksud kamu, Sofa?”, sang guru heran dengan jawaban muridnya.

Koda :

“Ya iya, Bu. Kita harus mempersiapkan uang bayaran lebih banyak. Karena kalau sekolah kita jadi SBI bukan cuma tarafnya yang internasional, tapi ‘tarifnya’ juga internasional.”Tawa pun pecah di seluruh ruang kelas, sang guru pun hanya bisa menggelengkan kepala menanggapi jawaban salah satu muridnya.

4. ‘Ujung – Ujungnya Duit’

Di suatu kelas tengah berlangsung pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Terlihat sang guru tengah menerangkan dengan semangat.

“Seperti yang dulu pernah diterangkan sewaktu SMP, Undang-Undang Dasar kita telah berubah beberapa kali mengikuti kondisi masyarakat Indonesia di zamannya. Namun, meski begitu, UUD 1945 tetap menjadi acuan semua peraturan yang berlaku di Indonesia dari dulu hingga sekarang. Dengan kata lain, semua peraturan di Indonesia diatur dalam UUD 1945.”, sang guru memandang ke sekeliling kelas, nampak seorang murid tertidur di bangku belakang.

“Tono, coba kamu jelaskan tentang perubahan UUD selama ini dan apa yang dimaksud semua peraturan diatur dalam UUD!”, sang guru setengah berteriak membangunkan.

Yang dimaksud Tono terbangun karena sikutan teman sebangkunya, “Saya, Pak?”, jawabnya masih setengah tertidur.

“Iya coba kamu jelaskan tentang perubahan UUD selama ini dan apa yang dimaksud semua peraturan diatur dalam UUD!”, sang guru mengulangi pertanyaannya.

“Saya tidak tahu pak tentang perubahan UUD.”,jawabnya asal. “Tapi saya bisa jelaskan mengapa semua peraturan diatur dalam UUD.”

“Maksud kamu? Coba jelaskan!”

“Kenapa semua peraturan diatur dalam UUD ya karena semua peraturan di Indonesia UUD alias ujung-ujungnya duit.”

Sontak suasana kelas pun menjadi ramai. Seluruh penghuni kelas tersebut, tak terkecuali sang guru tertawa mendengar celetukan Tono.

Cerita di atas merupakan salah satu contoh teks anekdot. Teks anekdot tersebut mencoba mengangkat fenomena yang sering terjadi di lembaga perwakilan rakyat yang merumuskan perundang-undangan. Undang-undang sering kali tidak lagi memperhatikan hajat orang banyak, namun lebih sering ditumpangi kepentingan-kepentingan yang menguntungkan beberapa pihak. Jika dilihat dari strukturnya, maka teks anekdot di atas dapat dijabarkan sebagai berikut:

Abstraksi :

Di suatu kelas tengah berlangsung pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Terlihat sang guru tengah menerangkan dengan semangat.

Orientasi :

“Seperti yang dulu pernah diterangkan sewaktu SMP, Undang-Undang Dasar kita telah berubah beberapa kali mengikuti kondisi masyarakat Indonesia di zamannya. Namun, meski begitu, UUD 1945 tetap menjadi acuan semua peraturan yang berlaku di Indonesia dari dulu hingga sekarang. Dengan kata lain, semua peraturan di Indonesia diatur dalam UUD 1945.”, sang guru memandang ke sekeliling kelas, nampak seorang murid tertidur di bangku belakang.

Krisis :

Saya tidak tahu pak tentang perubahan UUD.”,jawabnya asal. “Tapi saya bisa jelaskan mengapa semua peraturan diatur dalam UUD.”

Reaksi :

“Maksud kamu, coba jelaskan!”

Koda :

“Kenapa semua peraturan diatur dalam UUD ya karena semua peraturan di Indonesia UUD alias ujung-ujungnya duit.” Sontak suasana kelas pun menjadi ramai. Seluruh penghuni kelas tersebut, tak terkecuali sang guru tertawa mendengar celetukan Tono.

Jumat, 14 Desember 2018

ASPIRIN


Manfaat dan Efek Samping Aspirin, Si Obat Serbaguna


Oleh dr. Maizan Khairun Nissa  Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh:dr. Tania Savitri - Dokter Umum .



Aspirin adalah salah satu obat tertua di dunia. Obat ini pertama kali tercatat digunakan oleh bangsa Sumeria dan Mesir dalam pengobatan sehari-hari, terutama untuk mengobati rasa sakit. Obat aspirin pada zaman dahulu terbuat dari tanaman daun willow. Hippocrates juga mengembangkan aspirin melalui ekstrak tanaman ini. Kemudian, banyak penelitian dikembangkan untuk mencari berbagai khasiat dari aspirin beserta dosis yang digunakan. Faktanya, aspirin kini menjadi obat yang mampu mengatasi banyak masalah kesehatan.


Tapi, di balik khasiatnya yang multi fungsi, obat ini pun memiliki beberapa efek samping yang perlu diwaspadai. Apa saja baik-buruk obat sejuta umat ini? Yuk, ikuti penjelasan berikut ini.


Kandungan obat aspirin yang multifungsi


Obat aspirin, atau dalam dunia farmasi disebut asam asetil salisilat, adalah bentuk olahan senyawa salisin yang terdapat dalam banyak tumbuhan. Senyawa ini memiliki beberapa fungsi, sesuai dosisnya. Pada dasarnya, aspirin bekerja menghambat enzim yang memproduksi dan mengatur kerja prostaglandin, sebuah senyawa dalam tubuh yang diproduksi saat terjadi peradangan. Jadi, semua hal yang melibatkan prostaglandin dapat dicegah oleh aspirin.


Beberapa efek yang dihasilkan aspirin antara lain:


Efek antipiretik → berfungsi menurunkan suhu tubuh saat demam.


Efek anti-inflamasi → berfungsi meredakan peradangan.


Efek analgetik → peredam rasa nyeri.


Efek anti-platelet → mencegah sel darah (trombosit) menempel pada dinding pembuluh darah, sehingga pembekuan darah dapat dihambat.


Berapa dosis aspirin yang tepat?


Ada perbedaan antara obat aspirin yang dijual bebas dan yang diresepkan oleh dokter. Aspirin yang dijual bebas di apotek biasanya tersedia dalam bentuk tablet oral, tablet kunyah, bentuk bubuk, juga permen karet. Sedangkan yang diresepkan dokter biasanya berupa tablet lepas berkala, sehingga dapat melepaskan obat secara perlahan-lahan. Pada tablet lepas berkala, kadar obat dalam darah dapat terjaga dan menghasilkan efek terapi jangka panjang.


Dalam buku farmakologi, Katzhung et almenyebutkan bahwa dosis obat aspirin untuk mendapatkan efek anti nyeri dan anti-demam adalah 300-900 mg, diberikan setiap 4-6 jam. Dosis maksimumnya adalah 4 gram sehari, karena jika lebih dari itu, aspirin akan menunjukkan efek sampingnya. Sedangkan untuk mendapatkan efek anti peradangan, dosis yang digunakan adalah 4-6 gram per hari.


Untuk mendapatkan efek anti-platelet, dosis yang digunakan adalah 60-80 mg secara oral per hari. Pada proses pembekuan darah, aspirin menghambat jalur siklooksigenase yang memproduksi tromboksan A2 dan prostaglandin yang menyebabkan penggumpalan darah yang mungkin menyumbat pembuluh darah.


Konsumsi aspirin dianjurkan agar mengikuti dosis sesuai dengan kebutuhan. Pada orang yang memiliki gangguan fungsi ginjal dan hati, penyesuaian dosis mutlak dilakukan. Begitu pun untuk pemakaian jangka panjang. Bila Anda rutin mengonsumsi aspirin dan akan melakukan operasi baik operasi besar ataupun operasi kecil (seperti cabut gigi), konsumsi aspirin wajib dihentikan untuk mencegah perdarahan pada saat operasi berlangsung.


Walaupun pada umumnya aspirin aman, namun aspirin tetap memiliki efek samping, bahkan dapat berbahaya bagi sebagian orang. Oleh sebab itu, konsumsi aspirin yang aman haruslah dalam pengawasan dokter.


Manfaat aspirin untuk kesehatan


1. Mengatasi demam


Ketika Anda mengalami demam dan gejala penyerta seperti badan ngilu, tablet aspirin dosis tunggal dapat membuat Anda merasa jauh lebih baik. Senyawa anti-piretik dalam obat aspirin dapat mengirimkan sinyal ke otak untuk mengatur suhu tubuh, sehingga demam dapat diatasi.


2. Obat sakit kepala mujarab


Prostaglandin adalah senyawa yang bertugas mengirim sinyal sakit ke otak, sedangkan aspirin bekerja memblok senyawa ini, sehingga bermanfaat untuk pengobatan sakit kepala. Nyeri kepala sebelah atau migrain pun dapat diatasi oleh aspirin dalam waktu yang relatif cepat.


3. Baik untuk kesehatan kulit


Tidak hanya bagi kesehatan organ dalam, aspirin juga bermanfaat sebagai obat luar akibat efek anti-peradangan yang dimilikinya. Aspirin dapat menghilangkan jerawat dan bekas gigitan serangga pada kulit. Untuk kebutuhan ini, penggunaan aspirin bukan diminum, melainkan dibuat bentuk adonan/pasta.


Pasta aspirin dapat dibuat dari dua butir aspirin yang dihancurkan, ditambah beberapa tetes air. Cukup oleskan pada jerawat atau bekas gigitan serangga dan biarkan mengering. Setelah itu, bilas dengan air. Hati-hati untuk orang yang sensitif aspirin, karena pasta aspirin bukan menghilangkan noda di kulit, tapi malah justru menimbulkan iritasi.


4. Menurunkan angka kematian akibat kanker dan perlemakan hati


Liver dapat mengalami perlemakan pada orang-orang yang mengonsumsi alkohol dalam jangka panjang. Aspirin dapat menghambat proses perlemakan hati ini, sehingga tidak terjerumus pada komplikasi yang lebih lanjut yaitu kanker hati. Beberapa penelitian juga dikembangkan untuk mencari manfaat lain dari aspirin. Hasilnya, sebuah penelitian dari John Radcliffe Hospital, Oxford, menunjukkan bahwa obat aspirin dapat mengurangi kematian akibat beberapa jenis kanker.


Angka kematian turun 34% untuk semua kanker dan 54% bagi kanker pencernaan. Setelah 20 tahun, risiko kematian kanker 20% lebih rendah pada kelompok yang diberi aspirin dibandingkan kelompok tanpa aspirin. Namun, penelitian lain masih berlangsung dan diharapkan dapat menyempurnakan hasil tersebut.


5. Sebagai pengencer darah


Efek anti penggumpalan yang dimiliki aspirin membuat obat ini dapat mengencerkan darah. Ada beberapa penyakit yang dapat dicegah, antara lain penyakit jantung koroner dan penyumbatan vena akibat duduk terlalu lama. Walaupun aspirin dapat membantu mencegah serangan jantung, tetap saja pasien tidak boleh meminum obat aspirin setiap hari tanpa anjuran dokter. Biasanya dokter akan memberikan aspirin sebagai pengencer darah pada:


Pasien yang sudah pernah mengalami serangan jantung atau stroke


Pasien dengan cincin/stent jantung, atau pernah menjalani operasi bypass


Pasien yang berisiko mengalami serangan jantung dan mengalami diabetes


Efek samping aspirin yang mungkin terjadi


1. Perdarahan organ-organ dalam


Sifatnya yang mengencerkan darah dapat menyebabkan perdarahan di berbagai tempat dalam tubuh bila dikonsumsi dalam jumlah tak terbatas dan melebihi dosis. Tempat yang paling sering mengalami perdarahan adalah lambung. Gejala yang timbul akibat perdarahan akibat aspirin antara lain nyeri perut hebat, feses yang menghitam, dan urin yang kemerahan.


2. Aspirin berbahaya untuk anak-anak


Aspirin dapat menyebabkan timbulnya gangguan serius yang disebut dengan Sindroma Reye. Pada sindroma ini, terjadi penimbunan lemak di otak, hati, dan organ tubuh lainnya pada anak, terutama jika obat aspirin diberikan saat anak mengalami cacar air atau flu.


3. Aspirin berbahaya untuk ibu hamil


Aspirin tidak dianjurkan diminum oleh ibu hamil. Obat ini berbahaya bagi janin karena menyebabkan banyak kelainan bawaan, seperti penyakit jantung bawaan dan mengurangi berat badan lahir. Hal ini karena aspirin mampu menembus lapisan plasenta dan mempengaruhi tumbuh kembang janin.


Nah, walaupun aspirin memiliki banyak manfaat bagai obat dewa, namun penggunaannya harus hati-hati. Tetap komunikasikan pada dokter Anda sebelum memulai terapi dengan obat ini.


Jumat, 10 Agustus 2018

Contoh Anak Kalimat dan Induk Kalimat dalam Bahasa Indonesia 

Contoh Anak Kalimat dan Induk Kalimat dalam Bahasa Indonesia 

Setelah sebelumnya membahas jenis-jenis kalimat seperti contoh kalimat langsungcontoh kalimat berita negatif, serta contoh kalimat kritik, kali ini kita akan membahas salah satu jenis-jenis kalimat majemuk, yaitu kalimat majemuk bertingkat. Dalam contoh kalimat majemuk bertingkat, jenis kalimat majemuk ini merupakan penggabungan dua kalimat atau lebih yang dimana unsur-unsurnya terdiri atas anak kalimat dan induk kalimat.

Baca : macam-macam kalimat majemuk setara – contoh kalimat majemuk rapatan – contoh kalimat majemuk campuran – contoh kalimat majemuk setara – ciri-ciri kata majemuk – contoh kalimat tunggal dan kalimat majemuk

Anak kalimat merupakan pelengkap dari induk kalimat, sedangkan induk kalimat merupakan inti kalimat yang dapat berdiri sendiri. Idealnya, induk kalimat diletakkan di depan anak kalimat. Namun, anak kalimat juga bisa diletakkan di depan induk kalimat. Biasanya, anak kalimat selalu menggunakan salah satu jenis-jenis kata, yakni jenis-jenis konjungsi yang diletakkan di depan anak kalimat.

Contoh anak kalimat dan induk kalimat

1. Ayah pulang saat aku berada di luar rumah.

Anak kalimat : aku berada di luar rumah.


Induk kalimat : Ayah pulang.


2. Kehidupannya berubah drastis setelah Ibunya meninggal.

Anak kalimat : setelah Ibunya meninggal.


Induk kalimat : kehidupannya berubah drastis.


3. Saat aku pergi dari rumah, rumahku tiba-tiba di rampok.

Anak kalimat : saat aku pergi dari rumah.


Induk kalimat : rumahku tiba-tiba dirampok.


4. Walaupun hidupnya susah, Rizki tetap tegar dalam menjalani kehidupan.

Anak kalimat : walaupun hidupnya susah.


Induk kalimat : Rizky tetap tegar dalam menjalani kehidupan.


5. Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, Pak Samin berjualan cilok di depan sebuah Sekolah Dasar (SD).

Anak kalimat : untuk memenuhi kebutuhan keluarga.


Induk kalimat : Pak Samin berjualan cilok di depan sebuah Sekolah Dasar (SD).


6. Meski berat, aku harus merelakan dia pergi.

Anak kalimat: meski berat.


Induk kalimat: aku harus merelakan dia pergi.


7. Para penonton pun bersorak kegirangan saat para personel Godbless menaiki panggung satu per satu.

Anak kalimat : saat personel Godbless menaiki panggung satu per satu.


Induk kalimat : para penonton bersorak kegirangan.


8. Kelompok 1 beranggotakan 5 orang, yakni Ade, Lili, Fifi, Adam, dan Ulfah.

Anak kalimat : yakni Ade, Lili, ifi, Adam, dan Ulfah.


Induk kalimat : kelompok 1 beranggotakan 5 orang.


9. Sejak saat itu, hubungan kami kian dekat.

Anak kalimat : sejak saat itu.


Induk kalimat : hubungan kami kian dekat.

10. Sebelum aku berangkat ke sekolah, Ayah sudah berangkat ke kantor terlebih dahulu.

Anak kalimat: sebelum aku berangkat ke sekolah.


Induk kalimat: Ayah sudah berangkat ke kantor terlebih dahulu.


11. Pembawa acara memberikan ice breaking kepada para peserta seminar supaya mengurangi rasa jenuh.

Anak kalimat : supaya mengurangi rasa jenuh.


Induk kalimat : pembawa acara memberikan ice breaking kepada para peserta.


12. Kalau saja waktu itu aku ceroboh, mungkin saat ini aku tengah menyesal.

Anak kalimat : kalau saja waktu itu aku ceroboh.


Induk kalimat : mungkin saat ini aku tengah menyesal.


13. Dia tidak menyapaku, padahal tadi sempat berpapasan dengannya di jalan.

Anak kalimat : padahal tadi sempat berpapasan dengannya di jalan.


Induk kalimat : dia tidak menyapaku.


14. Tugas mendidik anak tidak hanya diemban oleh  guru, tetapi juga diemban oleh orang tua.

Anak kalimat : tetapi juga diemban oleh orang tua.


Induk kalmiat : tugas mendidik anak tidak hanya diemban oleh guru.


17 Contoh Kalimat Majemuk Setara dan Bertingkat dalam Bahasa Indonesia

17 Contoh Kalimat Majemuk Setara dan Bertingkat dalam Bahasa Indonesia


Kalimat majemuk adalah suatu kalimat yang terbentuk oleh gabungan dua klausa ataupun kalimat. Kalimat ini sendiri terdiri atas beberapa jenis, yang mana dua diantaranya adalah kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk bertingkat. Menurut artikel jenis-jenis kalimat majemuk, kalimat majemuk setara merupakan kalimat yang terbentuk dari hasil penggabungan dua klausa atau kalimat yang kedudukannya sederajat. Di lain pihak , kalimat majemuk bertingkat merupakan kalimat yang terbentuk dari anak kalimat dan induk kalimat yang kedudukannya tidak sederajat, di mana anak kalimat dianggap sebagai pelengkap bagi suatu induk kalimat.

Untuk lebih memahami bentuk keduanya, berikut ditampilkan beberapa contoh kalimat majemuk setara dan bertingkat yang ditampilkan sebagaimana di bawah ini!

A. Contoh Kalimat Majemuk Setara

Ayah pergi ke kantor dan adik pergi ke sekolah.


Dia anak yang sangat perhatian meskipun wajahnya terlihat seperti orang yang tak acuh.


Laras tidak dapat bersekolah hari ini karena tengah sakit keras.


Pak Aceng akan menetap dan bekerja di Jakarta selama 5 tahun kedepan.


Acara konser itu ditonton oleh ribuan bahkan puluhan ribu orang.


Kopi bisa kita sajikan secara panas atau bisa juga dengan air dingin.


Aku memang menyukainya, tetapi aku tidak akan memaksakan dia untuk menjadi milikku.


Da bukanlah seorang pegawai kantor, melainkan seorang pekerja lepas.


Setelah dari pasar, ibu pun mulai memasak kemudian setelah itu baru mencuci.


B. Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat

Aku akan menghubunginya, jika aku sedang tidak sibuk.

Induk kalimat: aku akan menghubunginya, anak kalimat: jika aku sedang tidak sibuk.


Pak Pranoto terlihat lebih necis sejak menjadi direktur di suatu perusahaan.

Induk kalimat: Pak Pranoto terlihat lebih necis, anak kalimat: sejak menjadi direktur suatu perusahaan.


Budi rela bekerja lembur, supaya dia bisa mendapat uang tambahan.

Induk kalimat: Budi rela bekerja lembur, anak kalimat: supaya dia bisa mendapat uang tambahan.


Aku akan selalu mencintainya, walaupun dia telah mengabaikan diriku berkali-kali.

Induk kalimat: aku akan selalu mencintainya, anak kalimat: walaupun dia telah mengabaikan diruku berkali-kali.


Wajahnya begitu cantik seperti bunga melati yang mekar di kala musim semi tiba.

Induk kalimat: wajahnya begitu cantik, anak kalimat: seperti bunga melati yang mekar di kala musim hujan tiba.


Aku akan menunggunya di sini selama mungkin, sebab aku sangat merindukannya.

Induk kalimat: aku akan menunggunya di sini selama mungkin, anak kalimat: sebab aku sangat merindukannya.


Acara ini harus tetap dilanjutkan meskipun hanya dihadiri oleh segelintir orang saja.

Induk kalimat: acara ini harus tetap dilanjutkan, anak kalimat: meskipun hanya dihadiri oleh segelintir orang saja.


Dia memang terlihat necis sekali, padahal kenecisannya itu hanyalah pencitraan belaka.

Induk kalimat: dia memang terlihat necis sekali, anak kalimat: padahal kenecisannya itu hanyalah pencitraan belaka.


SIMPLEKS DAN KOMPLEKS

Kalimat Simpleks


Kalimat simpleks merupakan kalimat yang terdiri dari 1 verba (kata kerja) utama atau 1 predikat. Kalimat simpleks hanya mempunyai 1 aksi, tindakan atau peristiwa saja. Kalimat simpleks ini biasanya berpola S P atau S P O atau S P O K.


Ciri – ciri Kalimat Simpleks


Memiliki struktur tunggal


Mengandung 1 proses utama


Mengandung 1 aksi


Memiliki 1 peristiwa


Kalimat Simpleks berdasarkan Pola atau Strukturnya, di bagi menjadi :


Kalimat simpleks yang terdiri dari kata benda – kata benda


Contoh :


Ayahnya guru SMP.


Kakaknya Pembawa Acara.


Pamannya Jurnalis.


Ibunya pramugari.


Adiknya pelajar.


Bibinya penulis.


Kakeknya mantan lurah.


Neneknya petani


Kakek buyutnya keturunan Belanda.


Saudara Iparnya anggota DPR.


Sepupuku Walikota Surabaya.


Aku penulis lepas.


Barack Obama mantan presiden Amerika Serikat.


Donald Tramp presiden Amerika Serikat 2016.


Anies Baswedan Calon Gubernur Jakarta.


Kalimat simpleks yang terdiri dari kata benda – kata kerja


Contoh:


Dia sedang belajar.


Kakak sedang berkeringat.


Ardi sedang bercanda.


Aan sedang bergurau.


Hani dan Halwa sedang bermain.


Presiden sedang blusukan.


Ahok sedang dihukum.


Paman sedang berjalan.


Adik sedang berjalan.


Burung Gereja sedang berkicau.


Ulya sedang berkemah.


Ayunindya sedang berbincang.


Cucunya sedang merangkak.


Giginya sedang tumbuh.


Tangannya sedang memegang.


Kalimat simpleks yang terdiri dari kata benda – kata sifat.


Contoh:


Reni sangat rajin.


Lana sangat disiplin.


Febi sangat lucu.


Adek sangat lincah.


Rina sangat malas.


Reni sangat imut.


Rosi sangat cepat.


Sepedaku sangat lambat.


Ibuku sangat sabar.


Ayahku sangat galak.


Sikapnya sangat fleksibel.


Tuturnya sangat sopan.


Juru bicara kepresidenan sangat cerdas.


Pimpinan Polri sangat tegas.


Suasana hatinya sangat kacau.


Kalimat simpleks yang terdiri dari kata benda – keterangan bilangan


Contoh:


Sapinya enam ekor.


Kertasnya delapan rim.


Telurnya lima kilogram.


Bukunya tiga lusin.


Anaknya sepuluh tahun.


Usiaku dua puluh tiga tahun.


Kakakku dua orang.


Kucingku empat ekor.


Kartu ID-ku satu gross.


Tepungnya lima belas gram.


Cincinku tiga gram.


Sawahku satu hektar.


Belajarnya tiga jam lebih.


Lariku tiga putaran.


Jumlah relnya sepuluh lintasan.


Apelnya seratus sepuluh pohon.


Mangganya satu biji.


Bensinnya lima liter.


Gulmanya dua puluh rumput.


Kursi kelasnya sepuluh deret.


Madunya tujuh botol.


Satenya dua puluh tusuk


Lilinnya dua baris.


Panen padinya dua puluh karung.


Sayuran kangkungnya dua belas ikat.


Kopinya lima belas cangkir.


Tamu undangannya lima ratus orang.


Rotinya lima puluh kardus.


Ibu tirinya dua orang.


Hadiahnya sepuluh voucer belanja.

Kalimat simpleks terdiri dari kata benda – frase depan


Contoh:


Pamannya di Bandung.


Ibunya di kantor.


Rajif di Grobogan.


Kakak di Manokwari, Papua Barat.


Ardi di Ambarawa.


Fathur di Kantor Polisi Purwodadi.


Najja di rumah nenek.


Mobil Lani di perempatan jalan Ahmad Yani.


Tatonya di seluruh bagian tubuh.


Sholatnya ke arah kiblat.


Beloknya ke arah selatan.


Sepedanya di gudang penyimpanan.


Rumahnya di mana – mana.


Filenya di folder D.


Game Plant vs Zombi di HP lainnya.


Kalimat simpleks berpola S-P-O-K


Contoh :


Mahmud MD sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi menyampaikan, Sekarang ini bangsa Indonesia dalam Keadaan terancam.


Edinson Cavani, Diego Forlan dan Luiz Suarez sukses dengan klub mereka masing-masing di negara Eropa.


Valentino Rosi bersaing sengit dengan Pedrosa di pertandingan moto GP minggu lalu.


Anggota komisi F DPRD Jawa Timur dari Fraksi Demokrat (PD) Musthofa, menjadi tersangka calo penipuan lima belas orang yang ingin diterima pegawai negeri sipil (PNS).


sipil.


Pembunuhan kejam terjadi di dalam rumah dinas gubernur Semarang di jalan Ahmad Yani, Manyaran, Rabu (10/6) malam hari.


Hotel yang berada di lokasi wisata seperti di puncak, pantai atau daerah pegunungan sudah mudah ditemukan.


Pertemuan rapat kerja walikota Semarang, Ganjar, beserta jajaran-jajarannya semakin ricuh.


Kamis siang menjadi sebuah kenangan paling berkesan selama karier Wiji Wahyu Astanto.


Partai Demokrat telah menyiapkan beberapa tindakan bantuan hukum untuk mantan bendahara umum (bendum) Muhammad Nazaruddin.


Hal-hal yang seharusnya diatur ulang pada sektor perbankan antara lain pembatasan asasresiptokal, kepemilikan asing, dan ketentuan skala bank yang bisa membeli saham di bank seluruh Indonesia.


Yuni Krisnawati (37) hampir tak bisa tidur tenang, Dewan Kehormatan Partai Demokrat (PD), Rabu malam memberi pengumuman pencopotan M. Nazaruddin dari jabatannya bendahara umum (bendum) Partai Demokrat (PD).


Pada contoh di atas menunjukkan bentuk kalimat simpleks. Contoh-contoh tersebut hanya mengandung 1 proses utama ataupun 1 proses peristiwa.


Kalimat kompleks


Kalimat kompleks merupakan kalimat yang mepunyai lebih dari 1 struktur kalimat. Kalimat kompleks ini mempunyai lebih dari 1 verba (kata kerja) utama atau 1 predikat. Kalimat kompleks mempunyai minimal dua aksi, peristiwa, atau kejadian. Dua struktur dalam kalimat kompleks tersebut umumnya dipisahkan dengan koma atau konjungsi ataupun tanpa konjungsi atau koma sama sekali.


Kalimat ini memiliki lebih dari 1 proses utama. Kalimat kompleks dibentuk dari gabungan klausa-klausa/ kalimat-kalimat simpleks. Penggabungan tersebut dilakukan dengan menggunakan konjungsi eksternal. Dimana konjungsi eksternal ialah kata yang dapat menghubungkan kalimat satu dengan yang lain.


Ciri – ciri Kalimat Kompleks


Mengandung 2 proses atau lebih


Gabungan dari beberapa klausa simpleks atau kalimat simpleks


Penggabungan dilakukan dengan memanfaatkan tanda koma dan konjungsi eksternal


Berdasarkan tipe konjungsi yang dipakai, kalimat kompleks dibagi menjadi dua tipe, yaitu:


Kalimat kompleks gabungan parataktik


Kalimat Kompleks parataktik merupakan kalimat kompleks dengan menggunakan konjungsi Setara. Kalimat kompleks paratatik ini terdiri atas dua struktur yang mempunyai makna sejajar atau setara . Konjungsi kalimat kompleks paratatik yang biasa digunakan adalah “tetapi”, “dan”,“atau”, “karena”, dan “jika”.


Kalimat kompleks konjungsi parataktik / setara mempunyai kaidah penulisan berikut


— klausa / kalimat—, (atau, tetapi)— klausa / kalimat —.


— klausa / kalimat —  dan  —-klausa / kalimat—-.


—-klausa / kalimat —-,—-, dan —-.


Contoh:


Nelson Mandela mempunyai idealisme kuat dan berusaha mempertahankannya.


Kita harus selalu berjuang, atau akan mati di sia-sia.


Ia mempunyai daya juang tinggi, tetapi belum mendapatkan dukungan rakyat.


Tentara Belanda menembaki Kotabaru, Kantor Pos, dan sekitaran Stasiun Tugu.


Besar atau kecil tidak jadi masalah, yang penting barangnya sampai.


Agus dan Desi pergi ke Semarang. Nini ataukah Nina nama anak mereka?


Kamu bayar saja biaya pajak rumah ini, atau kamu berunding saja dahulu bersama kakakmu.


Peperangan yang terjadi selama empat bulan ini berkecamuk di Libya dan banyaknya pengungsi akibat dari adanya bentrokan di Afrika Utara, menjadi du hal yang disorot oleh pimpinan umat Khatolik yaitu Benekdius XVII dalam perayaan Paskahnya Minggu lalu.


Andini menanam bunga melati dan ia menyiramnya setiap hari.


Pakailah baju yang kamu punyai tetapi harus tetap sopan.


Lingkungan alam akan selalu Indah jika kita selalu merawat menjaganya.


Hanya kita para pemuda yang dapat memelihara dan juga menjaga kemerdekaan Indonesia.


Budi dan Doni tidak berangkat ke sekolah, tetapi mereka terbaring terkena DB di rumah sakit.


Semua siswa panik karena gempa bumi tiba-tiba muncul.


Kamu dapat memilih menunggu atau menemui ketua secara langsung 1 jam lagi.


Kumpulan kalimat yang pertama disebut paragraf pembuka dan yang terakhir disebut paragraf penutup.

Kalimat kompleks gabungan hipotaktik


Kalimat kompleks hipotaktik adalah Kalimat kompleks dengan menggunakan konjungsi bertingkat. Dengan kata lain kalimat kompleks hipotaktik ini menggunakan konjungsi tidak sejajar dari dua kalimat atau lebih.


kalimat kompleks hipotaktik terbentuk dari :


1. Gabungan 2 subklausa atau 2 kalimat maupun lebih dengan menggunakan konjungsi bertingkat. Misalnya sedangkan, tetapi, sebelum, apabila, ketika, sehingga, setelah, walaupun, bahwa, namun, meskipun, jika, agar.


2. Gabungan 2 subklausa atau 2 kalimat maupun lebih tanpa menggunakan konjungsi bertingkat namun dihubungkan dengan tanda koma atau titik koma.


Kalimat kompleks konjungsi bertingkat menggunakan kaidah penulisan berikut:


(konjungsi) —- klausa / kalimat anak —-, —- klausa / kalimat induk —-.


—- klausa induk —- (konjungsi) —- klausa anak —-.


Contoh:


Kalimat kompleks gabungan hipotaktik dengan memakai konjungsi


Apabila kamu taat terhadap nasehat orang tua maka kehidupanmu akan lancar.


Siramlah dan rawatlah tanaman tersebut agar segar dan tidak menjadi layu.


Siapa lagi yang mau menjaga alam raya ini melainkan kita semua yang tinggal dan menumpang di dalamnya.


Janganlah membuang sampah di sembarang tempat termasuk di sungai karena dapat mengakibatkan banjir saat musim hujan.


Banyak penebang ilegal yang tidak bertanggung jawab dalam menebang pohon karena mereka hanya menginginkan keuntungan.


Ayah akan pergi ke Belanda jika uang yang ia miliki mencukupi liburan nanti.


Meskipun hujan lebat disertai angin kencang, mereka tetap tidak berteduh.


Kami tiba ketika orang-orang telah berkerumun di rumah duka.


Kami sangat sibuk menyiapkan dekorasi acara peringatan kemerdekaan RepublikIndonesia 17 Agustus mendatang, sedangkan ia bermain saja sepanjang hari.


Jika aku punya banyak uang, aku akan memulai usaha baru di sini.


Meskipun ayah melarangku, aku akan tetap menurutinya juga.


Pembangunan pasti akan berhasil sempurna apabila semua orang mau bekerja sepenuh hati.


Mereka telah mengetahui bahwa harga Bahan Bakar Minyak akan naik pada bulan Januari mendatang.


Hutangku masih belum aku lunaskan sehingga pengajuan kreditku ditangguhkan.


Pemerintah Mesir pada akhirnya mau membuka gerbang Rafah Sabtu dini hari (30/5), setelah tiga tahun mereka blokade.


Upaya pencekalan mantan bendum (bendahara umum) Partai Demokrat yang akan pergi ke luar negeri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), diduga bocor sebelum yang ia meninggalkan Indonesia.


Maraknya transportasi umum yang memanfaatkan tenaga motor seperti gojek, ternyata tidak membuat profesi ojek sepeda punah ditelan zaman.


Lusa, secara resmi pintu gerbang penghubung Mesir dan Gaza ini dibuka setelah kurun waktu lebih dari lima tahun ditutup.


Ojek sepeda juga masih menjadi salah satu angkutan pilihan warga ibu kota. Pasalnya mereka mampu bertahan bersaing dengan gojek dan angkutan motor yang lain.


Wanita penyandang tuna wicara, Desi (46), merasakan hawa terbakar ketika terjaga setelah tidurnya, Rabu (7/6) malam hari.


Tuan rumah Persipur Purwodadi berniat membalikkan sejarah dengan mengalahkan Persijab Jepara dalam Liga Super Indonesia di stadion Purwodadi Grobogan.


Wanita berkebangsaan Pilipina, Cherry Calaud Ann Panaligan (26) tersangka kasus penyelundupan narkoba ilegal berjenis heroin seberat 2.143 kilogram, Rabu (7/6), telah hadir pada sidang kedua di Pengadilan Negeri Jakarta, tanpa didampingi pengacara.


Artis dangdut Dewi Persik mengaku merasa baik-baik saja meskipun dirinya menjadi pembicaraan publik lantaran telah mengoperasi bentuk hidungnya.


Permintaan tersebut mengemuka menyusul rencana akan diterbitkannya PP atau Peraturan Pemerintah tentang tunjangan kesehatan untuk anggota DPR.


Cita-cita dalam pembukaan UUD 1945 tentang Kemerdekaan RI mengalir dari sungai Citarum karena tidak ada satu pun sungai yang memiliki fungsi dan peran seperti sungai Citarum.


Lusi tercemar mulai dari hulu Sungai Lusi, padahal sungai tersebut merupakan sumber air bagi 30 juta


warga Grobogan serta pemasok bertenaga listrik kini tercemar sampah anorganik.


Dana Rp. 112 Juta milik PT. Buka Lapak mengalami pembobolan akun internet bankingnya yang dipertegas oleh  Direktur Utama PT. Buka Lapak Suharyanta, Sabtu (4/6) menyatakan bahwa pencairan dana senilai jutaan rupiah tersebut yang disimpan di Bank BCA pusat di Jakarta dilakukan tanpa sepengetahuan pihak manajemen PT. Buka Lapak.


Pemerontah Saudi Arabia Mendesak agar PBB mengupayakan diplomasi di negara Libya.


Pada contoh di atas merupakan bentuk kalimat kompleks atau klausa kompleks. Contoh – contoh tersebut memiliki lebih dari 1 proses utama. Contoh kalimat kompleks di atas terbentuk dari penggabungan dari kalimat – kalimat simpleks.

Perbedaan Kalimat Simpleks dan Kalimat Kompleks

Kalimat SimpleksKalimat KompleksKalimat Simpleks mempunyai 1 verba utama dalam 1 kalimatKalimat kompleks mempunyai minimal  2 verba utama dalam 1 kalimatKalimat simpleks mempunyai 1 unsur inti (S-P)Kalimat kompleks mempunyai minimal 2 unsur inti.Kalimat simpleks mempunyai 1 klausaKalimat kompleks mempunyai minimal 2 klausaKalimat simpleks polanya sederhanaKalimat kompleks polanya lebih beragam